Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Literasi Teknologi, Pengetahuan Digital Ekonomi, Cashless society, dan Literasi Akuntansi terhadap Perilaku Keuangan. Pendekatan yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan teknik analisis Partial Least Squares – Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner daring kepada 150 responden yang terdiri dari mahasiswa dan masyarakat umum yang telah menggunakan layanan keuangan digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya dua variabel, yaitu cashless society dan literasi akuntansi, yang berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku keuangan. Sementara itu, literasi teknologi dan pengetahuan digital ekonomi tidak memberikan pengaruh yang signifikan. Selain itu, literasi akuntansi juga tidak memperkuat hubungan antara ketiga variabel tersebut terhadap perilaku keuangan. Temuan ini mengindikasikan bahwa meskipun masyarakat semakin akrab dengan teknologi dan ekonomi digital, pemahaman tersebut belum sepenuhnya diiringi dengan perilaku pengelolaan keuangan yang baik tanpa adanya kesadaran dan kebiasaan finansial yang disiplin. Secara praktis, hasil penelitian ini memberikan implikasi bagi lembaga pendidikan dan keuangan untuk memperkuat literasi akuntansi serta mengintegrasikannya dengan praktik keuangan digital guna membentuk perilaku finansial yang rasional dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026