Penelitian ini dilatarbelakangi oleh popularitas film How to Make Millions Before Grandma Dies yang merepresentasikan dinamika hubungan antargenerasi dalam keluarga etnis Tionghoa, sarat dengan pesan komunikasi dan konflik kepentingan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan pola komunikasi keluarga yang tergambar dalam film tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan analisis semiotika Roland Barthes yang mencakup makna denotasi, konotasi, dan mitos. Analisis dilakukan terhadap 30 adegan yang merepresentasikan interaksi utama antar tokoh. Kerangka teori yang digunakan adalah teori pola komunikasi keluarga Fitzpatrick yang meliputi pola konsensual, pluralistik, protektif, dan laissez-faire. Data primer diperoleh melalui observasi mendalam terhadap aspek audio-visual film, sedangkan data sekunder diperoleh melalui studi pustaka. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 30 adegan, terdapat 10 adegan berpola konsensual, 8 adegan berpola protektif, 7 adegan berpola pluralistik, dan 5 adegan berpola laissez-faire. Temuan ini mengindikasikan bahwa pola komunikasi konsensual paling dominan, yang mencerminkan adanya keseimbangan antara penghormatan terhadap nilai tradisional dan keterbukaan diskusi dalam keluarga. Hasil penelitian ini penting untuk memahami representasi komunikasi keluarga dalam media film sebagai refleksi nilai sosial dan budaya.
Copyrights © 2026