Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Efektifitas Komunikasi Dalam Organisasi Ainol Mardhiah
Al-Fikrah Vol 7 No 2 (2018): Jurnal Al-Fikrah
Publisher : Institut Agama Islam Al-Aziziyah Samalanga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.562 KB)

Abstract

Komunikasi organisasi adalah proses menciptakan dan saling menukar pesan dalam satu jaringan hubungan yang saling tergantung satu sama lain untuk mengatasi lingkungan yang tidak pasti atau yang selalu berubah-rubah). Arus dalam komunikasi organisasi meliputi komunikasi ke bawah (downward communication), komunikasi ke atas (upward communication) dan komunikasi horizontal.tindakan komunikasi dalam organisasi/lembaga akan melibatkan empat fungsi, yaitu: 1. Fungsi informatif, 2. Fungsi Regulatif, 3. Fungsi persuasif, dan 4 Fungsi integratif.
STUDI KASUS PERGULATAN PEREMPUAN SELAKU LEGISLATOR ACEH DI PANGGUNG POLITIK PASCA ORDE BARU Ainol Mardhiah; Dadang Rahmat Hidayat; Agus Rahmat; Nuryah Asri Sjafirah
Bricolage : Jurnal Magister Ilmu Komunikasi Vol 7, No 1 (2021): Accredited by Kemenristekdikti RI SK No. 36/E/KPT/2019
Publisher : Universitas Bunda Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30813/bricolage.v7i1.1978

Abstract

Hasrat menjadi legislator bukanlah sesuatu yang muncul secara tiba-tiba pada diri seorang perempuan, namun semuanya melalui proses pemikiran yang matang, Keinginan yang kuat dari dalam diri, memiliki kompetensi komunikasi politik yang baik dan baru menentukan pilihan dalam mengisi ruang publik. Selama ini politik diidentikkan dengan dunianya laki-laki, karenanya butuh motivasi yang kuat dari dalam diri calon legislator perempuan untuk mengisi ruang ini dan diperkuat dengan motivasi dari luar dirinya, ini yang kemudian akan membuat legislator perempuan akan mampu menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik. Adapun Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teori Fenomenologi. Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan Studi Kasus, kajian ini bermaksud untuk mendeskripsikan motivasi perempuan Aceh hadir di ruang publik dengan menjadi seorang legislator di dalam parlemen lokal Aceh. Hasil kajian menyimpulkan bahwa: 1). Ada dua motivasi yang mendorong perempuan Aceh untuk hadir dalam ruang politik dengan menjadi anggota legislatif dalam parlemen Aceh, yaitu motivasi interen dan motivasi ekstern. 2) motivasi interen itu adalah rasa empati,  kesadaran pada perempuan akan pentingnya kehadiran mereka dalam politik dan pengalaman organisasi. 3). Motivasi eksteren itu adalah; motivasi emosional, motivasi sosial, motivasi agama, motivasi politik dan motivasi ekonomi.  
Actor Interventions in Influencing Education Policy Formulation: A Case Study on Integrated Curriculum Formulation Nur Hafni; Aiyub Aiyub; Ainol Mardhiah; Muryali Muryali; Fauzi Fauzi
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 11, No 02 (2022): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v11i02.2413

Abstract

This study analyzes the education policy process formulated by the actors. The specific purpose of this research seeks to reveal and analyze how the official actors (state actors) and informal actors (non-state actors). The research method used is a qualitative method with a study case approach. The results show that the problem of intervention by formal actors is still very serious to persuade integrated curriculum, it affects the synergy of collaboration between formal and informal actors, so that the integrated curriculum programs are formulated give rise to different interpretations and meanings between implementing agencies. A policy of providing education does not reflect the privileges of Acehnese education. The research findings indicate that there is no derivative policy that regulates the formulation of an Islamic values-based curriculum in more detail. Actor analysis and typology of political strategy, namely positional strategy; power; player; and perception strategies, are used in this research. In addition, this research is expected to overcome the ignorance of various parties regarding the process behind the formation of a policy and the implications of the unrealized implementation of Islamic values-based Aceh education.
STRATEGI KOMUNIKASI POLITIK ANGGOTA LEGISLATIF PEREMPUAN DI TINGKAT KOMISI PADA DEWAN PERWAKILAN RAKYAT ACEH Ainol Mardhiah; Dadang Rahmat Hidayat; Agus Rahmat; Nuryah Asri Sjafirah
Jurnal Komunikasi dan Budaya Vol 1 No 1 (2020): Jurnal Komunikasi dan Budaya
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (536.818 KB) | DOI: 10.54895/jkb.v1i1.307

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan mengenai strategi komunikasi yang dilakukan legislator perempuan di dalam komisi. Kehadiran legislator perempuan dengan jumlah yang sedikit (12 orang) dari 81 Kursi membuat legislator perempuan yang duduk di dalam komisi tidak merata di dalam Alat Kelengkapan Dewan di DPRA, membuat legislator perempuan tidak mampu berkiprah banyak dalam komisi, apalagi ditambah dengan tidak adanya legislator perempuan di dalam komisi yang terkait dengan perempuan dan anak dalam komisi F (Kesehatan dan Kesejahteraan). Penelitian ini menggunakan Teori Interaksi simbolik. Penelitian ini menggunakan Metode kualitatif diskriptif, kajian ini bermaksud untuk mendeskripsikan strategi komunikasi politik anggota legislatif perempuan di dalam parlemen Aceh di tingkat komisi. legislator perempuan dalam menjalankan strategi komunikasinya menyesuaikan dengan visi fraksi dan dapilnya, mereka memiliki strategi komunikasi sendiri dalam membangun komunikasi yang baik dengan sesama anggota komisinya dan juga dengan anggota komisi yang lain, mereka mampu berkomunikasi dengan baik dengan anggota legislatif yang lain juga dengan konstituennya. Sehingga komunikasi politik yang terjadi di dalam komisi berlangsung komunikatif, dialogis, komunikasi berlangsung dengan semi formil, lobbi dan negosiasi kuat, keordinasi berlangsung baik, kompetensi komunikasi legislator perempuan baik, aktif dalam memberikan argumentasi, komunikasi yang terjadi dinamis dan humanis, secara personal antar anggota komisi dekan namun secara profesioanal mereka membawa panji partai masing-masing, pola komunikasi yang terjadi di dalam komisi yaitu antarpribadi, kelompok dan komunikasi organisasi.
RELATIONSHIP MANAGEMENT STAF HUMAS PABRIK GULA KWALA MADU (PGKM) PT. PERKEBUNAN NUSANTARA II Ade Muana Husniaty; Mardhiah Ainol; Kamaruddin Kamaruddin; Nensi Anggreni Br Ginting
Jurnal Jurnalisme Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jj.v10i1.4890

Abstract

Penelitian ini berjudul Relationship Management Staf Humas Pabrik Gula Kwala Madu (PGKM) PT. Perkebunan Nusantara II. Penelitian ini berfokus pada Relationship Management staf Humas Pabrik Gula Kwala Madu kepada karyawan tetap dan karyawan PKWT dan hambatan pada humas Pabrik Gula Kwala Madu dari masyarakat yang beragam macam dan sifat yang berbeda-beda. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana Relationship Management staf humas Pabrik Gula Kwala Madu (PGKM) PT. Perkebunan Nusantara II. Untuk mencapai tujuan tersebut, maka dipilih penelitian deskriptif kualitatif (Descriptif Qualitative). Data penelitian dikumpulkan melalui observasi, dekomentasi, dan wawancara mendalam dengan sejumlah informan. Peran humas di PGKM dalam menjalankan tugasnya sudah sesuai dengan SOP yang ditentukan oleh perusahaan dan seluruh keluhan karyawan juga di respon dengan baik begitu pun dengan komunikasi internal yang mereka terapkan sudah sesuai dengan peran humas pada umumnya, meskipun humas yang ada di PGKM ditempatkan di departemen yang sama dengan SDM/ HRD (Human Recources Development). Begitu juga dengan hambatan yang terjadi dari masyarakat yang beragam dan sifat yang berbeda-beda semua ditanggapi dengan tenang sehingga tidak pernah terjadi keributan antara staf humas dengan karyawan atau masyarakat.
KOMUNIKASI LINTAS BUDAYA MAHASISWA PERANTAUAN DI UNIVERSITAS MALIKUSSALEH (Studi Deskriptif Tentang Culture Shock Mahasiswa Perantauan Di Universitas Malikussaleh) Darmawan Panggabean; Ainol Mardhiah
Jurnal Jurnalisme Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jj.v11i1.6643

Abstract

Shock Culture adalah fenomena lintas budaya yang dialami saat seseorang melintas atau berpergian dari satu daerah ke daerah baru, sebagai seorang mahasiswa perantauan yang sedang berpindah dan menuntut ilmu ke suatu daerah yang memilik budaya yang berbeda pastinya akan pula merasakan fenomena Shock Culture itu sendiri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana bentuk dan penyebab fenomena Shock Culture yang dialami oleh para mahasiswa perantauan serta bagaimana para mahasiswa perantauan yang mengalami Shock Culture ini dapat bertahan dan beradaptasi terhadap lingkungan yang ada. Dengan metode penelitian kualitatif, penelitian ini didasari dengan pengumpulan data yang dilakukan dengan cara wawancara, obeservasi dan dokumentasi kepada para mahasiswa perantau dari luar Aceh di Universitas Malikussaleh. Ada pun bentuk dan faktor faktor yang mempengaruhi fenomena Shock Culture yang dialami para mahasiswa ini biasanya sangatlah beragam dimulai faktor internal yang datang dari diri sendiri seperti kondisi fisik, kesehatan, mental dan emosional serta faktor eksternal yang bisa datang dari luar seperti budaya, lingkungan kampus, perbedaan kebiasaan, pembelajaran kampus, bahasa dan juga makanan. Adapun hal yang biasa dilakukan oleh para mahasiswa perantauan adalah terus beradaptasi, menerima setiap perbedaan yang ada serta membangun pola komunikasi yang sesuai agar tidak terjadi kesalah pahaman serta hal hal yang memicu hambatan komunikasi yang sedang berlangsung dan menyebabkan Shock Culture. Peneliti juga menyarankan kepada para mahasiswa perantauan agar bisa lebih membiasakan dan menempatkan diri agar tidak terjadinya kesalahpahaman yang bisa mempermalukan daerah asal, jika tidak bisa terlalu mengikuti setidaknya tidak melanggar pula.
Nilai-Nilai Motivasi Pada Lirik Lagu "Manusia Kuat" Karya Tulus Aulia Namirah Gusmilati; Ainol Mardhiah
Jurnal Jurnalisme Vol 12, No 1 (2023)
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jj.v12i1.12370

Abstract

Penelitian ini berjudul “Nilai-Nilai Motivasi Pada Lirik Lagu “Manusia Kuat” Karya Tulus”. Musik dan lirik lagu merupakan pesan komunikasi yang dapat menyampaikan pesan motivasi dalam konteks kehidupan untuk mendorong dan menyemangati individu untuk melakukan sesuatu demi tercapainya suatu tujuan yang lebih baik lagi. Lagu “Manusia Kuat” Karya Tulus ini merupakan salah satu lagu yang menggambarkan motivasi.  Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai motivasi pada lirik lagu “Manusia Kuat” karya Tulus. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif pendekatan semiotika dengan teknik analisis semiotika Ferdinand de Saussure. Pada teori Saussure dijelaskan bahwa tanda mempunyai unsur yang saling berhubungan yaitu Penanda (Signifier) dan Petanda (Signified). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat 7 bait pada lagu ini yang memiliki nila-nilai motivasi untuk kita yang ingin menggapai atau meraih suatu mimpi dan impian. Dari melalui lirik lagu “Manusia Kuat” Karya Tulus menjelaskan bahwa dalam menggapai sebuah mimpi dan impian diperlukan usaha, doa, percaya diri dan mental jiwa yang kuat. Setiap orang adalah seorang pejuang di dalam hidupnya. Walaupun banyak sekali halangan, rintangan dan cobaan tetapi kita harus terus semangat, optimis dan memiliki pikiran yang positif serta mental yang kuat agar kita kita tidak mudah untuk menyerah dan putus asa serta dapat menggapai atau meraih suatu mimpi dan impian kita tersebut.
Actor Interventions in Influencing Education Policy Formulation: A Case Study on Integrated Curriculum Formulation Nur Hafni; Aiyub Aiyub; Ainol Mardhiah; Muryali Muryali; Fauzi Fauzi
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 11 No. 02 (2022): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v11i02.2413

Abstract

This study analyzes the education policy process formulated by the actors. The specific purpose of this research seeks to reveal and analyze how the official actors (state actors) and informal actors (non-state actors). The research method used is a qualitative method with a study case approach. The results show that the problem of intervention by formal actors is still very serious to persuade integrated curriculum, it affects the synergy of collaboration between formal and informal actors, so that the integrated curriculum programs are formulated give rise to different interpretations and meanings between implementing agencies. A policy of providing education does not reflect the privileges of Acehnese education. The research findings indicate that there is no derivative policy that regulates the formulation of an Islamic values-based curriculum in more detail. Actor analysis and typology of political strategy, namely positional strategy; power; player; and perception strategies, are used in this research. In addition, this research is expected to overcome the ignorance of various parties regarding the process behind the formation of a policy and the implications of the unrealized implementation of Islamic values-based Aceh education.
STRATEGI KOMUNIKASI POLITIK ANGGOTA LEGISLATIF PEREMPUAN DI TINGKAT KOMISI PADA DEWAN PERWAKILAN RAKYAT ACEH Ainol Mardhiah; Dadang Rahmat Hidayat; Agus Rahmat; Nuryah Asri Sjafirah
Jurnal Komunikasi dan Budaya Vol 1 No 1 (2020): Jurnal Komunikasi dan Budaya
Publisher : Universitas Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54895/jkb.v1i1.307

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan mengenai strategi komunikasi yang dilakukan legislator perempuan di dalam komisi. Kehadiran legislator perempuan dengan jumlah yang sedikit (12 orang) dari 81 Kursi membuat legislator perempuan yang duduk di dalam komisi tidak merata di dalam Alat Kelengkapan Dewan di DPRA, membuat legislator perempuan tidak mampu berkiprah banyak dalam komisi, apalagi ditambah dengan tidak adanya legislator perempuan di dalam komisi yang terkait dengan perempuan dan anak dalam komisi F (Kesehatan dan Kesejahteraan). Penelitian ini menggunakan Teori Interaksi simbolik. Penelitian ini menggunakan Metode kualitatif diskriptif, kajian ini bermaksud untuk mendeskripsikan strategi komunikasi politik anggota legislatif perempuan di dalam parlemen Aceh di tingkat komisi. legislator perempuan dalam menjalankan strategi komunikasinya menyesuaikan dengan visi fraksi dan dapilnya, mereka memiliki strategi komunikasi sendiri dalam membangun komunikasi yang baik dengan sesama anggota komisinya dan juga dengan anggota komisi yang lain, mereka mampu berkomunikasi dengan baik dengan anggota legislatif yang lain juga dengan konstituennya. Sehingga komunikasi politik yang terjadi di dalam komisi berlangsung komunikatif, dialogis, komunikasi berlangsung dengan semi formil, lobbi dan negosiasi kuat, keordinasi berlangsung baik, kompetensi komunikasi legislator perempuan baik, aktif dalam memberikan argumentasi, komunikasi yang terjadi dinamis dan humanis, secara personal antar anggota komisi dekan namun secara profesioanal mereka membawa panji partai masing-masing, pola komunikasi yang terjadi di dalam komisi yaitu antarpribadi, kelompok dan komunikasi organisasi.
Efektivitas Komunikasi Interpersonal PT. Premium Clara Anindia Dalam Melayani Penumpang Diva Syalsabila; Kamaruddin; Ainol Mardhiah; Muchlis
Cendekia : Jurnal Hukum, Sosial dan Humaniora Vol. 1 No. 3 (2023): Cendekia : Jurnal Hukum, Sosial dan Humaniora
Publisher : Lembaga Pusat Studi Sosial dan Humaniora [LPS2H]

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.8115996

Abstract

Komunikasi merupakan hal yang paling penting dalam melayani penumpang agar penumpang tersebut merasa puas dengan pelayanan yang dilakukan oleh PT. Premium Clara Anindia. Kurangnya komunikasi akan membuat PT. Premium Clara Anindia pelayanan kurang efektif. Dengan adanya komunikasi efektif membuat pelanggan yang menggunakan jasa PT. Premium Clara Anindia menjadi puas. Skripsi ini membahas tentang Efektivitas Komunikasi Interpersonal PT. Premium Clara Anindia Dalam Melayani Penumpang. Adapun konsep yang digunakan dalam penelitian ini adalah konsep komunikasi efektif. Penelitian ini mengunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, dokumentasi dan observasi. Sumber data menggunakan data primer dan data sekunder. Teknik analisis data dengan reduksi data, penyajian data dan penarik kesimpulan. Adapun kesimpulan dari skripsi ini yaitu komunikasi efektif pada proses pelayanan menjadi mudah. Komunikasi efektif ini juga sudah disampaikan dengan baik dan penumpang merasan nyaman dan menjadi langganan di PT. Premium Clara Anindia. Terdapat beberapa hambatan dalam melakukan komunikasi efektif yaitu hambatan teknis dan hambatan psikologi. Hambatan teknis yang berupa alat komunikasi sedangkan hambatan psikologi yaitu gangguan emosi penumpang Ketika keinginannya tidak dapat terpenuhi.