Lingkungan belajar merupakan faktor penting dalam mendukung keberhasilan pendidikan anak usia dini. Anak pada tahap perkembangan dini membutuhkan suasana belajar yang aman, nyaman, menarik, dan fleksibel untuk mendukung aspek perkembangan kognitif, sosial, emosional, dan motoriknya. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana manajemen lingkungan belajar dapat dilakukan oleh guru dalam menciptakan ruang kelas yang kondusif. Pembahasan difokuskan pada pengelolaan ruang fisik, iklim sosial-emosional, strategi manajemen kelas, serta peran guru dan orang tua. Kajian literatur digunakan sebagai dasar analisis, dengan mengacu pada teori ekologi perkembangan Bronfenbrenner dan konsep manajemen kelas Emmer & Evertson. Hasil kajian menunjukkan bahwa manajemen lingkungan belajar tidak hanya berhubungan dengan penataan ruang kelas, tetapi juga dengan penciptaan iklim interaksi positif antara guru dan anak. Sinergi dengan orang tua juga menjadi elemen penting dalam membangun lingkungan belajar yang kondusif dan konsisten.
Copyrights © 2026