Optimalisasi potensi siswa agar dapat mencapai prestasi unggul merupakan aspek penting dalam dunia pendidikan. Pemilihan siswa berprestasi berperan dalam meningkatkan motivasi serta mengidentifikasi bakat yang dapat dikembangkan lebih lanjut. Saat ini, proses seleksi masih bersifat konvensional berdasarkan nilai rapor, yang dinilai kurang efisien dan subjektif, terutama ketika jumlah siswa yang dinilai cukup banyak. Hal ini dapat berisiko menghasilkan keputusan yang kurang akurat. Sistem pendukung keputusan dapat meningkatkan objektivitas, efektivitas, dan efisiensi dalam pemilihan siswa berprestasi. Metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dan Simple Additive Weighting (SAW) dipilih karena terbukti efektif dalam menentukan bobot kriteria serta menghasilkan perankingan yang akurat. Pemanfaatan teknologi membuat proses seleksi lebih terstruktur dan tepat sasaran. Sistem yang dihasilkan dalam penelitian ini bisa membantu pihak sekolah ketika menentukan siswa berprestasi melalui proses penilaian yang lebih transparan, konsisten, dan sesuai standar pengambilan keputusan yang berlaku di sekolah.
Copyrights © 2026