Klasifikasi teks berita Indonesia merupakan tugas penting dalam pemrosesan bahasa alami yang mendukung pengelolaan informasi di era digital. Penelitian ini mengusulkan perbandingan dua arsitektur deep learning, yaitu CNN-BiLSTM dan CNN-BiGRU, yang diintegrasikan dengan word embedding FastText bahasa Indonesia dan strategi semi-supervised learning berbasis Confidence-Based Pseudo-Labeling. Dataset yang digunakan adalah Indonesian News Dataset sebanyak 91.017 artikel dari 9 kategori, yang kemudian diseimbangkan menggunakan undersampling menjadi 21.924 sampel. Sebanyak 20% data digunakan sebagai data berlabel dan 80% sisanya diperlakukan sebagai data tak berlabel yang dimanfaatkan melalui tiga iterasi pseudo-labeling dengan ambang kepercayaan adaptif (0,85; 0,88; 0,90). Hasil evaluasi menunjukkan menunjukkan bahwa penerapan pseudo-labeling secara konsisten meningkatkan performa kedua model. CNN-BiLSTM mencapai akurasi 71,72% dan F1-score 71,60% setelah pseudo-labeling, sedangkan CNN-BiGRU mencapai akurasi 69,42% dan F1-score 69,19%. Temuan ini membuktikan bahwa pendekatan semi-supervised learning efektif digunakan pada kondisi data berlabel yang terbatas.
Copyrights © 2026