Penelitian ini bertujuan menganalisis tren pengembangan e-modul IPAS untuk meningkatkan keterampilan proses sains siswa sekolah dasar. Penelitian menggunakan metode systematic literature review dengan pedoman PRISMA. Proses pencarian artikel dilakukan melalui Google Scholar dengan bantuan aplikasi Publish or Perish pada rentang publikasi tahun 2023 sampai 2025. Teknik analisis dilakukan melalui tahap identifikasi, penyaringan, penilaian kelayakan, dan analisis isi artikel terpilih. Hasil seleksi menghasilkan tujuh artikel yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil kajian menunjukkan bahwa tren pengembangan e-modul didominasi oleh sintaks pembelajaran saintifik, STEM, STEM-EDP, Project Based Learning, RADEC, etnosains, serta pendekatan kearifan lokal. Materi yang paling banyak dikembangkan meliputi gaya, energi, tumbuhan, dan ekosistem pada jenjang kelas IV sampai VI. Hasil validasi ahli menunjukkan kategori sangat valid dengan rentang skor 75% sampai 96%. Hasil efektivitas menunjukkan peningkatan keterampilan proses sains pada kategori sedang hingga tinggi. Temuan ini menunjukkan bahwa e-modul memiliki potensi yang kuat sebagai bahan ajar digital untuk mendukung pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial di sekolah dasar.
Copyrights © 2026