Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas model Think–Talk–Write (TTW) berbasis etnopedagogi Batak Toba dalam meningkatkan keterampilan menceritakan kembali isi cerpen siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-experimental tipe one-group pretest–posttest. Data diperoleh melalui tes keterampilan retelling sebelum dan sesudah perlakuan serta dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model TTW berbasis etnopedagogi meningkatkan kemampuan siswa dalam menceritakan kembali cerpen secara signifikan. Peningkatan tersebut terlihat pada kemampuan menyusun alur cerita, kelancaran berbicara, ketepatan penyampaian isi, serta kepercayaan diri siswa selama proses retelling. Tahap Write yang dimanfaatkan sebagai penyusunan kerangka cerita terbukti berfungsi sebagai scaffolding kognitif yang membantu siswa mentransformasikan hasil membaca menjadi tuturan lisan yang lebih sistematis. Integrasi nilai-nilai budaya Batak Toba juga menciptakan pembelajaran yang lebih kontekstual sehingga memudahkan siswa memahami isi cerita dan meningkatkan partisipasi dalam diskusi. Dengan demikian, model TTW berbasis etnopedagogi merupakan alternatif pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan keterampilan berbicara melalui kegiatan retelling cerpen.
Copyrights © 2026