PUJANGGA: Jurnal Bahasa dan Sastra
Vol. 12 No. 1 (2026): Volume 12 Nomor 1 Tahun 2026

ANALISIS KESALAHAN PENGGUNAAN EJAAN BUKU CERITA DONGENG “SERI FABEL INSPIRATIF”

Eka Septiani (Universitas Indraprasta PGRI)
Nur Indah Sari (Universitas Indraprasta PGRI)



Article Info

Publish Date
30 Jun 2026

Abstract

Dongeng merupakan salah satu karya sastra berupa cerita yang sarat dengan pesan moral dan dapat meningkatkan daya imajinasi anak-anak sehingga diharapkan pesan yang disampaikan dapat menginspirasi anak-anak untuk melakukan kebaikan dalam kehidupan sehari-hari. Diperlukan adanya aturan penulisan dalam menulis dongeng, yakni dengan memperhatikan penggunaan ejaan agar pesan moral yang ingin disampaikan sepenuhnya dapat dipahami terutama bagi anak-anak. Masih banyak ditemukan kesalahan dalam penggunaan ejaan pada cerita dongeng yang sudah diterbitkan kepada khalayak. Kesalahan penggunaan ejaan yang ditemukan dilihat dari tiga aspek, yaitu fonologis, morfologis, dan sintaksis. Peneliti menganalisis kesalahan penggunaan ejaan pada cerita dongeng dengan menggunakan jenis penelitian penelitian kualitatif deskriptif. Metode kualitatif deskriptif digunakan untuk mengetahui kesalahan penggunaan ejaan pada cerita dongeng dengan berpedoman pada kaidah Ejaan Yang Disempurnakan Edisi V. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah teknik simak catat. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah model Miles dan Huberman, meliputi 1) reduksi data, 2) penyajian data, 3) penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini adalah ditemukan adanya kesalahan penggunaan ejaan pada cerita dongeng “Seri Fabel Inspiratif”. Ada banyak kesalahan penggunaan ejaan yang ditemukan melalui tiga aspek kesalahaan penggunaan ejaan. Kesalahan penggunaan ejaan pada aspek fonologis ditemukan sebanyak 44 kesalahan. Kesalahan penggunaan ejaan pada aspek morfologis ditemukan sebanyak 27 kesalahan. Kesalahan penggunaan ejaan pada aspek sintaksis ditemukan sebanyak 17 kesalahan.

Copyrights © 2026