Optimisme merupakan cara berpikir positif dalam memandang peristiwa kehidupan, terutama ketika menghadapi kegagalan atau kesulitan. Penelitian dilakukan untuk menganalisis keterikatan antara dukungan teman sebaya dengan optimisme pada siswa SMP Negeri 14 Semarang, ditinjau dari jenis kelamin. Penelitian ini menggunkan pendekatan kuantitatif korelasional. Sampel diperoleh menggunkan teknik proportional stratified random sampling. Responden dalam penelitian ini sebanyak 275 siswa SMP Negeri 14 Semarang, ditinjau dari jenis kelamin, sebanyak 140 dari siswa laki-laki, dan sebanyak 135 dari siswa perempuan. Data dianalisis menngunakan uji deskriptif, uji asumsi klasik, dan analisis regresi moderasi Moderated Regression Analysis (MRA). Berdasarkan analisis deskriptif menunjukkan bahwa dukungan teman sebaya dan optimisme Siswa SMP berada dalam kategori sedang. Kemudian terdapat dukungan teman sebaya berhubungan positif secara signifikan dengan optimisme, artinya semakin baik dukungan teman sebaya, cenderung memiliki optimisme yang tinggi pula. Berdasarkan hasil uji Moderasi jenis kelamin tidak memoderasi hubungan dukungan teman sebaya dan optimisme siswa SMP, maka pengaruh dukungan teman sebaya terhadap optimisme pada siswa laki-laki maupun perempuan sama baiknya.
Copyrights © 2026