Kemampuan self-regulation dan pengendalian diri merupakan aspek penting bagi siswa dalam mengelola emosi, perilaku, dan pengambilan keputusan, namun masih ditemukan siswa yang kesulitan mengendalikan diri dalam kehidupan sekolah. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara self-regulation dan pengendalian diri pada siswa SMA Negeri. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional non-eksperimental. Sampel berjumlah 125 siswa kelas XI SMA Negeri 12 Banjarmasin yang dipilih melalui simple random sampling. Data dikumpulkan menggunakan skala Likert berdasarkan teori self-regulation Bandura dan teori pengendalian diri Averill, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji Spearman's rho. Hasil menunjukkan bahwa self-regulation (42%) dan pengendalian diri (38%) berada pada kategori sedang serta memiliki hubungan positif yang kuat dan signifikan (r = 0,739; p < 0,001). Temuan ini menjadi dasar bagi guru Bimbingan dan Konseling dalam merancang layanan untuk meningkatkan regulasi diri dan pengendalian diri siswa. Penelitian selanjutnya disarankan melibatkan sampel yang lebih luas serta mengkaji faktor-faktor lain yang memengaruhi pengendalian diri.
Copyrights © 2026