Pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kesiapan siswa SMK dalam menghadapi dunia kerja serta kekhawatiran terkait maraknya kebiasaan negatif di kalangan pelajar seperti penggunaan pinjaman daring dan perjudian online. Di SMKN 5 Gowa, hasil penelusuran alumni menunjukkan bahwa hanya sebagian kecil lulusan yang terserap ke dunia kerja, melanjutkan studi, atau menjadi wirausaha, dengan banyak yang gagal pada tahap wawancara kerja. Selain itu, masih sangat minim lulusan yang memilih jalur kewirausahaan sebagai pilihan karier. Untuk menjawab tantangan tersebut, dilakukan pelatihan dalam tiga sesi utama, yakni literasi keuangan, kewirausahaan, dan wawancara kerja. Kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif dan aplikatif dengan melibatkan guru dan mahasiswa sebagai pendamping. Hasil evaluasi menunjukkan tingkat kepuasan peserta yang tinggi, di mana sebagian besar menyatakan materi pelatihan sesuai kebutuhan dan mudah diterapkan. Program ini tidak hanya memperkuat keterampilan teknis dan non-teknis siswa, tetapi juga mendorong karakter yang mandiri, siap kerja, dan berdaya saing, serta mendukung pencapaian SDGs, dan Asta Cita.
Copyrights © 2026