Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas program psikoedukasi berbasis Big Five Personality dalam meningkatkan sense of belonging karyawan perbankan. Program dirancang berdasarkan hasil analisis kebutuhan melalui observasi dan wawancara yang menunjukkan rendahnya keterikatan karyawan, terbatasnya interaksi interpersonal, serta lemahnya persepsi kesesuaian individu dengan organisasi. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dan kualitatif dengan desain pre-test dan post-test menggunakan Retrospective Self-Assessment (RSA) pada 49 karyawan Bank A di Mataram. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan signifikan sense of belonging setelah intervensi (t = -90.227; p < .001), dengan rata-rata skor meningkat dari 26.85 menjadi 33.36. Temuan kualitatif memperkuat hasil tersebut, di mana karyawan menunjukkan peningkatan pemahaman diri, kualitas komunikasi, serta keterlibatan dalam interaksi kerja. Program psikoedukasi membantu karyawan mengenali karakteristik kepribadian dan mengembangkan strategi interpersonal yang lebih adaptif. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan berbasis Big Five Personality efektif dalam memperkuat keterikatan psikologis karyawan terhadap organisasi. Program ini berpotensi menjadi intervensi yang aplikatif dalam meningkatkan kualitas hubungan kerja dan keterlibatan karyawan di sektor perbankan.
Copyrights © 2026