Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pola pikir kewirausahaan , keterampilan digital , dan jaringan terhadap keberhasilan startup lokal di Kabupaten Bantaeng dalam konteks pengembangan ekonomi digital daerah berkembang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian eksplanatif . Populasi penelitian adalah pelaku startup lokal yang bergerak pada sektor bisnis berbasis digital dan teknologi di Kabupaten Bantaeng. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 150 responden yang memenuhi kriteria usaha aktif berbasis digital. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert lima titik. Analisis data menggunakan metode Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) melalui aplikasi SmartPLS untuk menguji validitas, reliabilitas, dan hubungan struktural antarvariabel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola pikir kewirausahaan , keterampilan digital , dan jaringan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keberhasilan startup lokal. Variabel networking memiliki pengaruh paling dominan terhadap keberhasilan startup dengan nilai path coefisien sebesar 0,418, diikuti digital skill sebesar 0,331 dan Entrepreneurial Mindset sebesar 0,287. Nilai R-square sebesar 0,742 menunjukkan bahwa model penelitian mampu menjelaskan 74,2% variasi keberhasilan startup lokal di Kabupaten Bantaeng. Temuan penelitian memperkuat Entrepreneurial Mindset Theory , Digital Capability Theory , dan Social Capital Theory dalam konteks startup daerah berkembang. Secara praktis, penelitian ini memberikan rekomendasi bagi pemerintah daerah untuk memperkuat ekosistem startup melalui pengembangan kapasitas digital, pelatihan kewirausahaan, dan penguatan jaringan bisnis lokal guna meningkatkan daya saing startup berbasis ekonomi digital.
Copyrights © 2026