Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komunikasi pemasaran yang dilakukan oleh pedagang lokal dalam meningkatkan pendapatan di kawasan Wisata Alam Bukit Lawang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, serta teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara. Subjek penelitian terdiri dari pedagang lokal yang beraktivitas di kawasan wisata serta wisatawan sebagai informan pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi pemasaran yang dilakukan pedagang bersifat langsung melalui interaksi tatap muka dengan wisatawan. Proses komunikasi dimulai dari menarik perhatian, membangun minat, memberikan informasi, hingga mendorong keputusan pembelian. Komunikasi yang efektif ditandai dengan penggunaan bahasa sederhana, sikap ramah, serta pendekatan persuasif yang tidak memaksa. Selain itu, komunikasi yang baik mampu menciptakan pengalaman positif bagi wisatawan yang kemudian mendorong promosi dari mulut ke mulut. Hal ini berdampak pada peningkatan jumlah pembelian serta pendapatan pedagang lokal. Dengan demikian, komunikasi pemasaran memiliki peran penting dalam mendukung keberhasilan usaha pedagang di kawasan wisata
Copyrights © 2026