Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

ANALISIS PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL INSTAGRAM TERHADAP KOMUNIKASI PEMBANGUNAN DI KOTA MEDAN Rendi Budi Syahputra Siregar; Laila Rohani; Rina Devianty
SIBATIK JOURNAL: Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, dan Pendidikan Vol. 2 No. 3 (2023): February
Publisher : Lafadz Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/sibatik.v2i3.720

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana penggunaan media sosial Instagram terhadap komunikasi pembangunan pada bidang infrastruktur dan sumber daya manusia di kota Medan. Partisipatif masyarakat Medan dalam interaksi di akun Instagram resmi Pemko Medan menjadi salah satu indikasi dan faktor berhasil atau tidaknya penggunaan media sosial tersebut dalam memudahkan komunikasi antara Pemerintah dan masyarakat. Penelitian ini menggunakan cara metode pendekatan deskriptif kualitatif melalui wawancara dan observasi dengan pengelola akun Instagram dari Pemko Medan untuk memproleh data yang akurat. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan jika Instagram sebagai sarana komunikasi pembangunan bisa digunakan sebagai wadah informasi seputar pembangunan Infrastruktur dan Sumber Daya Manusia, namun tidak efektif. Akun Instagram hanya digunakan sebagai alat komunikasi satu arah dan tidak difokuskan sebagai wadah aspirasi masyarakat sehingga dapat mengambat terjadinya komunikasi dalam komunikasi pembangunan.
STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN TERHADAP BRAND IMAGE CAFE ANGKRINGAN NOOK RANTAU PRAPAT Arnal Panadoli Siregar; Laila Rohani; Muhammad Alfikri
JISOS: JURNAL ILMU SOSIAL Vol. 2 No. 2: Maret 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi komunikasi pemasaran terhadap Brand Image Cafe Angkringan Nook Rantau Prapat. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif deskriptif dengan subjek Enam orang yang terdiri dari satu owner, dua pegawai, dan tiga pelanggan. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi.Dalam penelitian ini, penulis menggunakan pendekatan kualitatif. Pendekatan kualitatif akan digunakan untuk menjelaskan data-data yang ditemukan di lapangan mengenai tema penelitian ini. Dimana metode tersebut selanjutnya akan dilakukan untuk mengetahui mengenai permasalahan yang menjadi tema penelitian dan data-data hasil survey akan dikenai pendekatan kualitatif berbentuk deskriptif yang akan menjelaskan dan menjawab rumusan masalah dari penelitian ini. Penelitian ini berisi tentang strategi komunikasi pemasaran dimulai dari teknik pemasaran dilihat dari aspek teori 4P yakni product, price, place and promotion. Bentuk aktivitas promosi, serta tingkat hasil kepuasan pelanggan.
Sejarah dan Pemanfaatan Gordang Sambilan dalam Adat Mandailing Natal Sakinah Nasution; Laila Rohani; Franidya Purwaningtyas
Local History & Heritage Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Medan Resource Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (689.651 KB) | DOI: 10.57251/lhh.v1i2.95

Abstract

This study aims to determine the history of Gordang Sambilan in Mandailing Natal and the development of Gordang Sambilan music from pre-Islamic until now. The benefit of this research can provide input and considerations for the management of the Mandailing Natal District Tourism and Culture Office. Cultural theory as material for this study. The anthropological approach used in this study because it examines the development of culture in historical studies. Historical methods such as source collection, verification, interpretation and history are used in this research with the form of qualitative research and carried out by using data collection techniques Focus Group Discussion (FGD). The research location is in Mandailing Natal Regency, especially in Panyabungan Mandailing Natal, Department of Tourism and Culture, and Education Office of Mandaling Natal Regency. The results of the study determine the history of the birth of a typical musical instrument from Mandailing Natal, namely the Gordang Sambilan, and its use in the traditional Mandailing Natal. Musical instruments with distinctive characteristics that have reached the immediate future and the developments that have been passed from pre-Islamic to the present are marked by changes in terms of making Gordang Sambilan and the basic materials are different but the meaning and sound that are issued remain the same.
Dinamika Tradisi Tari Gubang pada Suku Melayu di Kecamatan Tanjungbalai Julia Arsyka Abdha; Laila Rohani
MUKADIMAH: Jurnal Pendidikan, Sejarah, dan Ilmu-ilmu Sosial Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : Prodi Pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Sumatera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/mkd.v7i2.7922

Abstract

This research delves into the Gubang dance, a traditional art form originating from Tanjungbalai Asahan, North Sumatra. It centers on investigating its origins, functions, development, and preservation challenges. The research employs fieldwork and interviews with traditional arts experts to gather reliable data. The findings uncover that the Gubang dance holds profound significance as a symbol of unity and gratitude within Asahan's cultural tapestry. Its graceful, dynamic movements mirror the beauty of Indonesian culture, necessitating preservation efforts. However, the Gubang dance grapples with challenges, notably waning interest among younger generations. In response, the research underscores the imperative of promoting and preserving the Gubang dance. Such initiatives are pivotal to ensure it doesn't fade into obscurity, remaining an integral facet of invaluable cultural heritage. This study validates the importance of traditional dances as regional cultural identifiers and emphasizes the need for concrete actions to safeguard this cultural wealth for continued relevance and vitality.