Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan pengawasan ketertiban lalu lintas oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Buton serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengawasan lalu lintas telah dilaksanakan melalui penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP), pengawasan stasioner di titik strategis, serta patroli mobile dan operasi gabungan dengan kepolisian. Namun, efektivitas pengawasan belum optimal, yang ditunjukkan oleh masih tingginya tingkat pelanggaran lalu lintas dan belum meratanya pengawasan di seluruh wilayah. Kendala utama yang dihadapi meliputi keterbatasan sumber daya manusia, rendahnya kesadaran masyarakat, keterbatasan sarana dan prasarana, serta belum optimalnya koordinasi antar instansi. Upaya yang dilakukan meliputi penegakan hukum, sosialisasi, dan peningkatan pengawasan, namun masih didominasi pendekatan represif. Oleh karena itu, diperlukan penguatan pendekatan preventif, peningkatan kapasitas sumber daya, serta pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan efektivitas pengawasan lalu lintas.
Copyrights © 2026