Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh temuan yang tidak hanya bersifat deskriptif, tetapi mampu menunjukkan gambaran mengenai implementasi dan dampak pembelajaran berdiferensiasi terhadap kurikulum merdeka pada pembelajaran Matematika secara menyeluruh. Penelitian ini menggunakan Systematic Literatur Review (SLR) dengan protokol PRISMA untuk mengumpulkan, mengevaluasi, dan menganalisis beberapa penelitian yang dilakukan sebelumnya secara sistematis, terukur dan terarah. Data diperoleh dari basis data Scopus, Semantic Scholar, dan Google Scholar menggunakan aplikasi Publish or Perish, dengan kata kunci “Independent Curriculum In Mathematics Learning” atau “Kurikulum Merdeka dalam Pembelajaran Matematika” dan “Differentiated Learning” atau “Pembelajaran berdiferensiasi” dan “Mathematics Learning “ atau “Pembelajaran Matematika” dalam rentang publikasi 2022-2025. Dari 265 artikel yang ditemukan, setelah proses seleksi berlapis berdasarkan kriteria inkulis-eksklusi, diperoleh 40 artikel yang memenuhi syarat untuk dianalisis. Analisis dilakukan secara kualitatif melalui sintesis temuan dan visualisasi menggunakan VOSviewer. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran berdiferensiasi dalam pembelajaran matematika pada Kurikulum Merdeka diimplementasikan melalui diferensiasi konten, proses, dan produk dengan tingkat penerapan yang bervariasi, di mana diferensiasi konten dan proses lebih dominan dibandingkan diferensiasi produk. Pembelajaran berdiferensiasi berdampak positif terhadap hasil belajar dan pemahaman konsep matematika, meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa, serta mendukung pengembangan kemampuan berpikir kritis, pemecahan masalah, kreativitas, dan kemandirian belajar. Efektivitas pembelajaran berdiferensiasi dipengaruhi oleh kompetensi guru, penggunaan asesmen diagnostik, ketersediaan sarana pendukung, serta dukungan kebijakan dan manajemen sekolah.
Copyrights © 2026