Maraknya e-commerce mendesak pedagang pakaian konvensional beradaptasi. Studi kualitatif deskriptif ini menguraikan bentuk persaingan, strategi adaptasi, dan kendala pedagang di Pasar Onan Telukdalam. Sumber data berasal dari delapan informan pedagang aktif yang dipilih secara purposive. Data diperoleh melalui wawancara mendalam semi-terstruktur, observasi partisipasi pasif, dan dokumentasi, lalu diuji keabsahannya dengan triangulasi sumber, teknik, perpanjangan pengamatan, dan member check. Analisis data menggunakan kondensasi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan persaingan mencakup ketimpangan harga, akses belanja instan, dan keterbatasan variasi barang. Strategi adaptasi meliputi penataan estetika kios, promosi WhatsApp/Facebook, tawar-menawar fleksibel, dan respons tren mode. Kendala utama mencakup minimnya modal, rendahnya literasi digital, serta absennya pendampingan instansi daerah. Disarankan agar pedagang beralih ke katalog digital/produk khusus, sementara pemerintah daerah memfasilitasi modal mikro serta pelatihan pemasaran digital terarah.
Copyrights © 2026