Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis beban kerja yang diterima pekerja di PT XYZ serta pengaruhnya terhadap tingkat kelelahan dan pencapaian target produksi perusahaan. Beban kerja yang tinggi pada operator produksi menyebabkan munculnya kelelahan fisik maupun mental yang berdampak pada penurunan produktivitas dan belum tercapainya target produksi yang telah ditetapkan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat beban kerja operator, mengukur tingkat kelelahan kerja, menganalisis pengaruh kelelahan terhadap pencapaian target produksi, serta menentukan kebutuhan tenaga kerja yang optimal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi pengukuran waktu kerja menggunakan stopwatch untuk memperoleh waktu standar dan output standar pada setiap stasiun kerja. Pengukuran kelelahan fisik dilakukan menggunakan metode Cardiovascular Load (%CVL) berdasarkan data denyut nadi istirahat dan denyut nadi kerja operator. Sementara itu, pengukuran beban kerja mental dilakukan menggunakan metode NASA-TLX (National Aeronautics and Space Administration Task Load Index) yang terdiri dari enam dimensi, yaitu kebutuhan mental, kebutuhan fisik, kebutuhan waktu, performansi, usaha, dan tingkat frustrasi. Selain itu, penentuan jumlah tenaga kerja optimal dilakukan menggunakan metode Workload Analysis (WLA).
Copyrights © 2026