Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perubahan keterlibatan belajar dan pemahaman konsep siswa mengenai materi ekosistem setelah penerapan model inkuiri terbimbing, serta mendeskripsikan motivasi belajar siswa selama proses pembelajaran. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya tingkat keterlibatan belajar dan pemahaman konsep siswa SMP dalam mempelajari konsep ekosistem. Pendekatan kuantitatif dengan desain pra-eksperimen one-group pretest-posttest digunakan dalam penelitian ini. Subjek penelitian terdiri dari 30 siswa kelas VII SMP Muhammadiyah 03 Gorontalo yang dipilih melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan tiga instrumen: tes pemahaman konsep, lembar observasi keterlibatan belajar, dan angket motivasi belajar. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial. Normalitas data diuji menggunakan uji Shapiro-Wilk, sedangkan pengujian hipotesis dilakukan menggunakan uji nonparametrik Wilcoxon Signed-Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman konsep siswa, dengan nilai rata-rata meningkat dari 37,07 pada pretest menjadi 88,13 pada posttest. Uji Wilcoxon Signed-Rank menghasilkan nilai signifikansi <0,001, yang menunjukkan adanya perbedaan signifikan secara statistik antara nilai pretest dan posttest. Selain itu, siswa menunjukkan tingkat keterlibatan dan motivasi belajar yang tinggi selama penerapan model inkuiri terbimbing. Temuan ini mengindikasikan adanya perubahan positif pada pemahaman konsep dan keterlibatan belajar siswa; namun, desain pra-eksperimen tidak memungkinkan penarikan kesimpulan kausal yang definitif terkait peningkatan yang diamati tersebut.
Copyrights © 2026