Burnout merupakan kondisi kelelahan emosional, depersonalisasi, dan penurunan pencapaian pribadi yang menjadi masalah serius di kalangan perawat. Tingginya beban kerja dan paparan stresor kronik menjadikan perawat kelompok rentan mengalami burnout yang berdampak pada kualitas pelayanan kesehatan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kemampuan perawat dalam mengelola burnout secara mandiri melalui teknik Butterfly Hug sebagai metode regulasi emosi berbasis stimulasi bilateral. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, demonstrasi, dan praktik langsung teknik Butterfly Hug kepada perawat di Rumah Sakit Umum Daerah Arifin Achmad. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta tentang burnout serta kemampuan mempraktikkan teknik Butterfly Hug secara mandiri. Peserta melaporkan penurunan tingkat stres dan perasaan lebih tenang setelah sesi latihan. Rencana tindak lanjut mencakup monitoring berkala, pembentukan kelompok pendampingan sebaya, serta integrasi teknik ini ke dalam program kesehatan jiwa perawat secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026