Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis integrasi praktik penerjemahan dalam pembelajaran bahasa Inggris serta dampaknya terhadap kemampuan pedagogi guru. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi kelas, wawancara semi-terstruktur, dan analisis dokumen pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik penerjemahan muncul secara konsisten pada tahap pendahuluan, inti, dan penutup pembelajaran, terutama untuk memperjelas instruksi dan menyederhanakan konsep sulit. Respon guru terhadap penerjemahan umumnya positif, karena strategi ini membantu meningkatkan pemahaman siswa dan mempercepat proses pembelajaran. Selain itu, praktik penerjemahan berdampak signifikan terhadap peningkatan kemampuan pedagogi guru, khususnya dalam aspek scaffolding, manajemen kelas, serta kejelasan penyampaian materi. Temuan ini menegaskan bahwa penerjemahan bukan hanya strategi linguistik, tetapi juga pendekatan pedagogis yang dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran serta menjadi dasar bagi pengembangan praktik pembelajaran bahasa Inggris dan penguatan kompetensi pedagogi guru di kelas EFL. Penelitian ini merekomendasikan pelatihan guru dan perencanaan pembelajaran yang lebih sistematis untuk mengoptimalkan pemanfaatan penerjemahan di kelas bahasa Inggris.
Copyrights © 2026