Padatnya penduduk di wilayah perkotaan menyebabkan keterbatasan lahan sehingga pembangunan rumah bertingkat menjadi solusi untuk memenuhi kebutuhan hunian. Kondisi ini menuntut perencanaan struktur yang aman terhadap berbagai pembebanan, terutama beban gempa. Penelitian ini bertujuan menganalisis struktur rumah tinggal dan kost 3 lantai menggunakan software ETABS serta membandingkannya dengan analisis manual metode statik ekivalen. Analisis dilakukan berdasarkan SNI 1726:2019, SNI 1727:2020, dan SNI 2847:2019. Parameter yang dibandingkan meliputi berat seismik, gaya geser dasar (base shear), momen, dan gaya lateral akibat gempa. Hasil analisis ETABS menghasilkan berat seismik 6503,01 kN dan base shear 610,70 kN, sedangkan analisis manual menghasilkan berat seismik 6400,27 kN dan base shear 601,24 kN. Verifikasi menunjukkan selisih 1–4% pada seluruh parameter, masih di bawah batas toleransi 5%. Dengan demikian, hasil analisis ETABS memiliki tingkat kesesuaian yang baik dan layak digunakan untuk analisis struktur terhadap beban gempa.
Copyrights © 2026