Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Kinerja Bongkar Muat Moda Transportasi Barang pada Kawasan Pergudangan Kasmaida; Hakzah; Rahmat Hidayat; Yusril Fiba
Jurnal Konstruksi Vol 24 No 1 (2026): Jurnal Konstruksi
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33364/konstruksi/v.24-1.2834

Abstract

Transportation and logistics are strategic aspects in goods distribution, where loading and unloading activities in warehouse areas are key factors determining operational efficiency. Parepare City, as a regional logistics hub in South Sulawesi, still faces challenges such as limited facilities and long truck waiting times due to ineffective loading and unloading scheduling. This study aims to analyze warehouse characteristics, transportation modes, and measure the influence of the quantity of goods (X1), equipment and labor performance (X2), and loading and unloading time (X3) on productivity and effectiveness (Y). The method used is a descriptive quantitative approach through field observations, questionnaires, and documentation studies, with multiple linear regression analysis using SPSS version 27. The study covered six warehouses, consisting of three commercial warehouses, a steel material warehouse using forklifts, a fertilizer warehouse, and a rice warehouse using manual labor. The results show performance disparities, where the steel material warehouse using forklifts recorded the highest productivity of 51 pieces/minute with an R² value of 79.5 percent, while the rice warehouse only reached 8 sacks/minute. Simultaneous (F) and partial (t) tests confirmed that X1, X2, and X3 significantly influence Y. These findings emphasize that optimizing forklift utilization, improving labor competency, and improving loading and unloading scheduling are key factors in increasing logistics efficiency in the Parepare warehouse area.
Analisis Struktur Rumah Tinggal dan Kost 3 Lantai menggunakan Software Etabs Abdul Rahmatullah; Adnan; Kasmaida; Andi Bustan Didi
Jurnal Serambi Engineering Vol. 11 No. 3 (2026): Juli 2026
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Padatnya penduduk di wilayah perkotaan menyebabkan keterbatasan lahan sehingga pembangunan rumah bertingkat menjadi solusi untuk memenuhi kebutuhan hunian. Kondisi ini menuntut perencanaan struktur yang aman terhadap berbagai pembebanan, terutama beban gempa. Penelitian ini bertujuan menganalisis struktur rumah tinggal dan kost 3 lantai menggunakan software ETABS serta membandingkannya dengan analisis manual metode statik ekivalen. Analisis dilakukan berdasarkan SNI 1726:2019, SNI 1727:2020, dan SNI 2847:2019. Parameter yang dibandingkan meliputi berat seismik, gaya geser dasar (base shear), momen, dan gaya lateral akibat gempa. Hasil analisis ETABS menghasilkan berat seismik 6503,01 kN dan base shear 610,70 kN, sedangkan analisis manual menghasilkan berat seismik 6400,27 kN dan base shear 601,24 kN. Verifikasi menunjukkan selisih 1–4% pada seluruh parameter, masih di bawah batas toleransi 5%. Dengan demikian, hasil analisis ETABS memiliki tingkat kesesuaian yang baik dan layak digunakan untuk analisis struktur terhadap beban gempa.
Evaluasi Kekuatan Tekan Mortar Busa dengan Substitusi Semen PCC pada Berbagai Rasio Air-Semen Hamka; Kasmaida; Firmansyah
Jurnal Serambi Engineering Vol. 11 No. 3 (2026): Juli 2026
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mortar busa merupakan salah satu material konstruksi ringan yang memiliki berat jenis rendah dan banyak digunakan sebagai alternatif material non-struktural. Salah satu faktor yang memengaruhi karakteristik mortar busa adalah nilai water-cement ratio, (karena berhubungan langsung dengan tingkat porositas dan kekuatan mortar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi water-cement ratio terhadap kuat tekan dan daya serap air mortar busa. Menggunakan metode penelitian eksperimental dengan variasi sebesar 0,35; 0,40; dan 0,50. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi berpengaruh terhadap kuat tekan dan daya serap air mortar busa. Nilai kuat tekan meningkat seiring bertambahnya umur perawatan, di mana variasi 0,35 menghasilkan kuat tekan tertinggi pada seluruh umur pengujian. Sementara itu, peningkatan nilai water-cement ratio menjadi 0,40 dan 0,50 menyebabkan penurunan kuat tekan akibat meningkatnya porositas campuran. Pada pengujian daya serap air, nilai serapan air meningkat seiring bertambahnya nilai water-cement ratio. Dengan demikian, variasi water-cement ratio berpengaruh signifikan terhadap karakteristik mortar busa, dengan nilai optimum diperoleh pada variasi water-cement ratio 0,35.