Sludge industri makanan merupakan residu hasil pengolahan air limbah yang mengandung bahan organik tinggi sehingga rentan mengalami dekomposisi anaerobik dan menghasilkan senyawa bau, terutama amonia (NH₃) dan hidrogen sulfida (H₂S) [14]. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas adsorben alami berbiaya rendah (low-cost adsorbents), yaitu zeolit, sekam padi, dan kalsium karbonat (CaCO₃) dari cangkang kerang, baik secara tunggal maupun kombinasi, dalam menurunkan konsentrasi NH₃ dan H₂S pada sludge industri makanan. Pengujian dilakukan secara batch dengan rasio adsorben terhadap sludge 1:3 (perlakuan tunggal) dan 1:1:3 (perlakuan kombinasi) pada variasi waktu kontak 12, 24, dan 48 jam. Hasil analisis menunjukkan bahwa jenis adsorben berpengaruh signifikan terhadap penurunan konsentrasi NH₃ maupun H₂S. Kombinasi CaCO₃ dan sekam padi (1:1:3) memberikan rata-rata penurunan NH₃ tertinggi sebesar 82,1%, sementara sekam padi tunggal (1:3) memberikan rata-rata penurunan H₂S tertinggi sebesar 96,3%. Mekanisme adsorpsi yang teridentifikasi merupakan gabungan dari fisisorpsi oleh zeolit melalui pertukaran ion NH₄⁺, kemisorpsi oleh CaCO₃ melalui penyangga pH, serta perbaikan porositas media oleh sekam padi. Temuan ini menunjukkan bahwa kombinasi adsorben alami berpotensi menjadi alternatif deodorisasi sludge industri makanan yang efektif dan ekonomis.
Copyrights © 2026