Fenomena soft girl merupakan tren yang muncul di platform Tiktok, dengan menampilkan estetika feminim dari segi visual dan naratif. Fenomena ini menampilkan gaya riasan, berpakaian, dan gaya hidup yang menjadi ruang bagi perempuan Generasi Z dalam membentuk identitasnya di era digital. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan representasi fenomena soft girl di TikTok, menganalisis konstruksi identitas perempuan Generasi Z berdasarkan teori performatif gender Judith Butler, serta mengidentifikasi reproduksi nilai-nilai feminitas tradisional yang muncul dalam fenomena tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan performatif gender Judith Butler. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fenomena soft girl direpresentasikan melalui gaya riasan natural, pakaian berwarna pastel, gaya hidup slow living, serta aktivitas perawatan diri. Pengulangan tindakan tersebut dapat membentuk identitas perempuan yang dianggap ideal dengan penampilan citra yang lembut dan anggun. Selain itu, fenomena ini juga mereproduksi nilai-nilai feminitas tradisional dalam bentuk yang lebih modern dan estetis di ruang digital.
Copyrights © 2026