Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya motivasi belajar siswa pada mata pelajaran IPAS di Sekolah Dasar yang berdampak pada hasil belajar siswa yang belum memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Berdasarkan hasil observasi awal, pembelajaran yang dilakukan guru masih menggunakan metode konvensional tanpa melibatkan media pembelajaran menarik, sehingga siswa cepat merasa bosan dan kurang aktif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterlaksanaan pembelajaran IPAS menggunakan media poster, mengetahui keefektifan media poster dalam meningkatkan motivasi belajar siswa, serta mengidentifikasi hambatan dan respon siswa terhadap penggunaan media tersebut. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain pre-eksperimental menggunakan model One Group Pretest-Posttest Design. Subjek penelitian ini adalah 21 siswa kelas IV SDN Ketintang IV/421 Surabaya. Data dikumpulkan melalui observasi keterlaksanaan pembelajaran, angket motivasi belajar, angket hambatandan angket respon siswa. Analisis data dilakukan dengan menghitung skor rata-rata observasi dan uji N-Gain untuk mengukur peningkatan motivasi belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlaksanaan pembelajaran IPAS menggunakan media poster berada pada kategori sangat baik dengan skor rata-rata observasi sebesar 3,88 atau 100%. Selain itu, hasil uji N-Gain menunjukkan nilai rata-rata sebesar 0,757 dengan kategori tinggi. Hambatan yang muncul berada pada kategori sedang, terutama terkait waktu pembelajaran dan kebutuhan penjelasan guru. Respon siswa terhadap penggunaan media poster sangat positif, dengan mayoritas siswa menyatakan setuju dan sangat setuju bahwa poster membantu mereka belajar dengan lebih semangat. Dengan demikian, media poster terbukti efektif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa dalam pembelajaran IPAS. Guru dapat memanfaatkan media poster sebagai alternatif inovatif untuk menciptakan pembelajaran yang lebih menarik dan memotivasi siswa.
Copyrights © 2026