Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Aplikasi Bantuan Pembelajaran Matematika untuk Siswa Sekolah Dasar di Kecamatan Tiris Kabupaten Probolinggo Afib Rulyansah; Rizqi Putri Nourma Budiarti; Mujad Didien Afandi; Rachma Rizqina Mardhotillah; Ashfiyatun Najjah
Indonesia Berdaya Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Utan Kayu Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2023382

Abstract

Ada banyak aspek kehidupan di mana belajar sangat penting. Pembelajaran dapat berlangsung di berbagai lingkungan institusional dan non-institusional. Wabah COVID-19 saat ini telah membuat banyak anak, terutama yang duduk di bangku sekolah dasar dan khususnya matematika, mempertanyakan efektivitas sistem pembelajaran online. Untuk mengatasi hal ini, pendidikan nonformal menjadi penting. Akibatnya, penulis terlibat dalam kegiatan bimbingan belajar dengan siswa di sekolah dasar untuk membantu pendidikan mereka. Bimbingan belajar adalah salah satu bentuk pendidikan ekstrakurikuler. Memanfaatkan alat bantu instruksional dapat meningkatkan efektivitas sesi les. Alat peraga, atau "alat peraga", dapat berupa barang alami atau buatan manusia. Di desa Mataloko, salah satu rumah penduduk berfungsi sebagai tempat berkumpulnya sekelompok kecil sukarelawan yang membantu siswa dengan konsep matematika melalui penggunaan alat pengajaran. Tujuan dari program pendampingan ini adalah untuk membangkitkan minat siswa terhadap matematika. Minat siswa untuk belajar mungkin telah berkurang selama pandemi covid-19, tetapi program pendampingan ini berharap dapat mengembalikan minat itu. Sesi les sering terdiri dari kombinasi ceramah dan percakapan. Dalam kuliah, instruktur pertama-tama menyajikan subjek ke kelas secara lisan. Siswa terlibat dalam diskusi melalui latihan tanya jawab yang berkaitan dengan pemahaman mereka tentang mata pelajaran yang diberikan. Latihan bimbingan belajar ini berpotensi menimbulkan rasa ingin tahu siswa tentang operasi matematika. Tanggapan siswa selama sesi bimbingan memberikan bukti akan hal ini.
Poster Tiga Bahasa: Program Bantuan untuk Siswa Mengidentifikasi Nama Sayuran Rachma Rizqina Mardhotillah; Afib Rulyansah; Rizqi Putri Nourma Budiarti; Andini Hardiningrum; Ashfiyatun Najjah
Indonesia Berdaya Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Utan Kayu Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2023395

Abstract

Terlepas dari upaya pemerintah untuk memasukkan bahasa Inggris ke dalam lingkup konten lokal, beberapa faktor, seperti kekurangan pendidik yang berkualitas dan pendanaan, telah berkontribusi pada hasil yang kurang ideal dalam memperkenalkan bahasa Inggris. Bahasa Kambera menghadapi tantangan serupa karena belum dimasukkan ke dalam sistem pendidikan, khususnya di pusat-pusat perkotaan. Karena bahasa Inggris dan bahasa daerah memainkan peran penting di sekolah dasar sebagai bahasa pengajaran dan sebagai tema, memasukkan unsur bahasa daerah ke dalam pembelajaran adalah langkah yang diperlukan. Untuk membiasakan siswa SD di Waingapu dengan bahasa Inggris dan Kambera, dua bahasa resmi Kabupaten Krucil, proyek Pengabdian Masyarakat ini akan menggunakan poster dengan nama sayuran yang ditulis dalam kedua bahasa tersebut. Metode untuk melaksanakan tugas ini dimulai dengan mengumpulkan dan menganalisis data kualitatif. 50 jenis sayuran yang berbeda ditampilkan di 5 poster, setiap poster berfokus pada salah satu dari tiga kelompok utama: umbi dan akar; biji-bijian dan buah-buahan; dan hijau dan batang. Siswa di Kabupaten Krucil, di mana bahasa Kambera digunakan, tidak berpartisipasi dalam percobaan karena mereka tidak tahu bahasa dan itu bukan bagian dari kurikulum di sekolah mereka. Dapat ditarik kesimpulan bahwa ada kebutuhan yang berkesinambungan dalam masyarakat akan pengajaran bahasa Inggris dan Kambera, serta peningkatan kemampuan linguistik yang ada pada kedua bahasa tersebut. Karena poster dapat digunakan sebagai alat pengajaran di kelas lain, poster juga dapat berkontribusi pada kelangsungan aktivitas jangka panjang.
KEEFEKTIFAN PENGGUNAAN MEDIA POSTER TERHADAP PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN IPAS DI SD Ashfiyatun Najjah; Muslimin Ibrahim; Muhammad Thamrin Hidayat
Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 12 No. 1 (2026): JURNAL DIDIKA : WAHANA ILMIAH PENDIDIKAN DASAR
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya motivasi belajar siswa pada mata pelajaran IPAS di Sekolah Dasar yang berdampak pada hasil belajar siswa yang belum memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Berdasarkan hasil observasi awal, pembelajaran yang dilakukan guru masih menggunakan metode konvensional tanpa melibatkan media pembelajaran menarik, sehingga siswa cepat merasa bosan dan kurang aktif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterlaksanaan pembelajaran IPAS menggunakan media poster, mengetahui keefektifan media poster dalam meningkatkan motivasi belajar siswa, serta mengidentifikasi hambatan dan respon siswa terhadap penggunaan media tersebut. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain pre-eksperimental menggunakan model One Group Pretest-Posttest Design. Subjek penelitian ini adalah 21 siswa kelas IV SDN Ketintang IV/421 Surabaya. Data dikumpulkan melalui observasi keterlaksanaan pembelajaran, angket motivasi belajar, angket hambatandan angket respon siswa. Analisis data dilakukan dengan menghitung skor rata-rata observasi dan uji N-Gain untuk mengukur peningkatan motivasi belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlaksanaan pembelajaran IPAS menggunakan media poster berada pada kategori sangat baik dengan skor rata-rata observasi sebesar 3,88 atau 100%. Selain itu, hasil uji N-Gain menunjukkan nilai rata-rata sebesar 0,757 dengan kategori tinggi. Hambatan yang muncul berada pada kategori sedang, terutama terkait waktu pembelajaran dan kebutuhan penjelasan guru. Respon siswa terhadap penggunaan media poster sangat positif, dengan mayoritas siswa menyatakan setuju dan sangat setuju bahwa poster membantu mereka belajar dengan lebih semangat. Dengan demikian, media poster terbukti efektif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa dalam pembelajaran IPAS. Guru dapat memanfaatkan media poster sebagai alternatif inovatif untuk menciptakan pembelajaran yang lebih menarik dan memotivasi siswa.