Efektivitas pelayanan kesehatan di Puskesmas Cigasong masih menghadapi berbagai kendala, seperti belum optimalnya penggunaan E-Puskesmas, rendahnya kompetensi pegawai, kurangnya kedisiplinan, serta lambatnya penyampaian informasi kepada masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh implementasi penggunaan E-Puskesmas dan kompetensi pegawai terhadap efektivitas pelayanan kesehatan pada Puskesmas Cigasong Kecamatan Cigasong Kabupaten Majalengka. Penelitian menggunakan pendekatan mixed method dengan dominasi kuantitatif. Data kuantitatif diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 56 pegawai sebagai responden, sedangkan data kualitatif diperoleh melalui observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan verifikatif dengan menggunakan korelasi, regresi, dan pengujian hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi penggunaan E-Puskesmas berpengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas pelayanan kesehatan. Kompetensi pegawai juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas pelayanan kesehatan, bahkan menjadi faktor yang paling dominan. Secara simultan, implementasi penggunaan E-Puskesmas dan kompetensi pegawai memberikan kontribusi yang sangat besar terhadap peningkatan efektivitas pelayanan kesehatan. Temuan ini menunjukkan bahwa keberhasilan pelayanan kesehatan tidak hanya ditentukan oleh pemanfaatan teknologi, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang menjalankan pelayanan. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi pegawai dan optimalisasi penggunaan E-Puskesmas perlu dilakukan secara berkelanjutan untuk meningkatkan efektivitas pelayanan kesehatan.
Copyrights © 2026