Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Vol. 11 No. 2 (2026): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika

PENGEMBANGAN INSTRUMEN ASESMEN KEMAMPUAN COMPUTATIONAL THINKING SISWA SMP BERBASIS ETNOMATEMATIKA LUTUR BATU

John Nandito Lekitoo (University of Pattimura)
Michael Inuhan (University of Pattimura)
Ratnah Kurniati MA (University of Pattimura)
Fenty Madelin Madubun (University of Pattimura)
Sridona Okimekna (University of Pattimura)
Yuliyanti Dadiara (University of Pattimura)



Article Info

Publish Date
01 Jun 2026

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan instrumen asesmen kemampuan Computational Thinking (CT) siswa SMP berbasis etnomatematika Lutur Batu yang valid dan reliabel. Lutur Batu merupakan praktik budaya masyarakat Maluku Barat Daya yang mencerminkan konsep matematika seperti geometri, pola, dan pengukuran, sehingga potensial digunakan sebagai konteks asesmen kontekstual. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian mencakup empat sekolah di Pulau Moa dengan melibatkan guru matematika dan 54 siswa. Validasi ahli dilakukan oleh lima validator (tiga dosen dan dua guru), sedangkan uji keterbacaan dan uji coba lapangan menilai kejelasan, kepraktisan, serta kelayakan instrumen. Analisis data menggunakan Aiken’s V untuk validitas isi dan SPSS untuk validitas konstruk dan reliabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh butir soal memenuhi kriteria valid  dan reliabel dengan nilai Cronbach’s Alpha sebesar . Dengan demikian, instrumen asesmen yang dikembangkan layak digunakan untuk mengukur kemampuan CT siswa dalam konteks budaya lokal, sekaligus memperkuat pembelajaran matematika yang kontekstual, autentik, dan berakar pada kearifan lokal.Penelitian ini bertujuan mengembangkan instrumen asesmen kemampuan Computational Thinking (CT) siswa SMP berbasis etnomatematika Lutur Batu yang valid dan reliabel. Lutur Batu merupakan praktik budaya masyarakat Maluku Barat Daya yang mencerminkan konsep matematika seperti geometri, pola, dan pengukuran, sehingga potensial digunakan sebagai konteks asesmen kontekstual. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian mencakup empat sekolah di Pulau Moa dengan melibatkan guru matematika dan 54 siswa. Validasi ahli dilakukan oleh lima validator (tiga dosen dan dua guru), sedangkan uji keterbacaan dan uji coba lapangan menilai kejelasan, kepraktisan, serta kelayakan instrumen. Analisis data menggunakan Aiken’s V untuk validitas isi dan SPSS untuk validitas konstruk dan reliabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh butir soal memenuhi kriteria valid  dan reliabel dengan nilai Cronbach’s Alpha sebesar . Dengan demikian, instrumen asesmen yang dikembangkan layak digunakan untuk mengukur kemampuan CT siswa dalam konteks budaya lokal, sekaligus memperkuat pembelajaran matematika yang kontekstual, autentik, dan berakar pada kearifan lokal.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

pedagogy

Publisher

Subject

Education Mathematics

Description

Jurnal ini bertujuan untuk menyediakan wadah bagi akademisi, peneliti, dan praktisi untuk menerbitkan artikel penelitiannya. Ruang lingkup artikel yang diterbitkan dalam jurnal ini membahas berbagai topik yang terkait dengan pembelajaran ...