Kemampuan logical thinking merupakan salah satu kompetensi penting dalam pembelajaran matematika, khususnya pada materi geometri yang menuntut kemampuan penalaran dan visualisasi. Namun, pembelajaran geometri di sekolah masih cenderung bersifat abstrak dan kurang mengaitkan konteks budaya lokal, sehingga berdampak pada rendahnya kemampuan logical thinking peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan media pembelajaran Evisa-Math berbasis ragam hias lipa sabbe dengan analisis fraktal geometri dan teknologi immersive dalam meningkatkan kemampuan logical thinking peserta didik kelas VIII SMP Negeri 1 Kahu. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research and Development) dengan model pengembangan Borg dan Gall hasil modifikasi sukmadinata yang meliputi tahap studi pendahuluan, uji coba produk, dan uji eksperimen. Subjek penelitian terdiri atas 34 peserta didik yang dibagi ke dalam kelas kontrol dan kelas eksperimen. Instrumen penelitian meliputi lembar validasi ahli, angket kepraktisan guru dan peserta didik, serta tes kemampuan logical thinking. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan perhitungan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Evisa-Math berada pada kategori sangat valid dengan skor rata-rata 3,86. Uji kepraktisan menunjukkan media berada pada kategori sangat praktis dengan persentase respons guru sebesar 95,47% dan peserta didik sebesar 97,33%. Uji keefektifan menunjukkan peningkatan kemampuan logical thinking peserta didik pada kelas eksperimen dengan nilai N-Gain sebesar 86% (kategori tinggi), sedangkan kelas kontrol berada pada kategori sedang dengan nilai N-Gain sebesar 38%. Sehingga, media Evisa-Math dinyatakan valid, praktis dan efektif digunakan sebagai media pembelajaran matematika berbasis kearifan lokal yang kontekstual dan bermakna
Copyrights © 2026