Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas media pembelajaran matematika berbasis pendekatan Deep Learning melalui Google Sites ditinjau dari aspek validitas, kepraktisan, dan keefektifan. Metodologi yang digunakan adalah model pengembangan ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian terdiri dari 30 siswa kelas VIII-K di MTs Negeri 2 Medan, dengan objek penelitian berupa media pembelajaran matematika berbasis Deep Learning pada materi persamaan garis lurus yang diakses melalui Google Sites. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini meliputi tes kemampuan pemahaman konsep matematis dan angket. Hasil penelitian menunjukkan beberapa temuan utama. Pertama, media pembelajaran yang dikembangkan tergolong sangat valid, dengan skor rata-rata 4,4 (88%) dari ahli materi, 4,33 (86,67%) dari ahli media, serta skor rata-rata RPM sebesar 4,64 (92,85%). Kedua, dari segi kepraktisan, media ini dinilai sangat praktis dengan persentase 88,23% oleh guru dan 86% oleh siswa. Ketiga, dari aspek keefektifan, media pembelajaran terbukti efektif berdasarkan beberapa indikator, yaitu: (a) ketuntasan belajar klasikal meningkat dari 13,33% pada pretest menjadi 96,67% pada posttest dan telah melampaui kriteria ≥ 85%; (b) seluruh indikator pembelajaran mencapai tingkat ketercapaian ≥ 75%; dan (c) respon siswa terhadap penggunaan media menunjukkan kategori sangat positif dengan persentase sebesar 96,33%. Keempat, terdapat peningkatan yang signifikan pada pemahaman konsep matematis siswa, yang ditunjukkan oleh kenaikan nilai rata-rata dari 39% pada pretest menjadi 85,08% pada posttest, dengan peningkatan sebesar 46,08% serta nilai N-Gain sebesar 0,71 yang berada pada kategori tinggi.
Copyrights © 2026