Perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) telah menghadirkan berbagai peluang dalam mendukung proses pembelajaran di perguruan tinggi, khususnya dalam pengembangan kompetensi kebahasaan dan literasi digital mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran AI dalam meningkatkan kompetensi kebahasaan dan literasi digital mahasiswa. Penelitian menggunakan pendekatan mixed methods dengan desain deskriptif yang melibatkan 60 mahasiswa Universitas Lamappapoleonro yang telah memanfaatkan berbagai platform AI dalam kegiatan akademik. Data dikumpulkan melalui kuesioner, tes kompetensi kebahasaan, dan wawancara semi-terstruktur. Data kuantitatif dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan analisis korelasi, sedangkan data kualitatif dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AI berkontribusi positif terhadap peningkatan kompetensi kebahasaan mahasiswa, yang ditunjukkan oleh peningkatan kosakata akademik (87%), pemahaman tata bahasa (82%), kemampuan menulis akademik (79%), dan pemahaman teks akademik berbahasa Inggris (84%). Pada aspek literasi digital, mahasiswa menunjukkan kemampuan yang baik dalam mengakses dan memanfaatkan platform AI (91%), memilih informasi yang relevan (85%), serta melakukan verifikasi informasi (74%). Analisis korelasi menunjukkan hubungan positif antara intensitas penggunaan AI dengan kompetensi kebahasaan (r = 0,72) dan literasi digital (r = 0,78). Temuan wawancara mengungkapkan bahwa AI membantu mahasiswa memahami materi, mengembangkan ide, dan meningkatkan kualitas penulisan, meskipun terdapat potensi ketergantungan apabila penggunaannya tidak disertai kemampuan berpikir kritis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa AI memiliki peran penting dalam meningkatkan kompetensi kebahasaan dan literasi digital mahasiswa, namun pemanfaatannya perlu diimbangi dengan penguatan kemampuan berpikir kritis dan etika digital agar dapat digunakan secara efektif dan bertanggung jawab.
Copyrights © 2026