Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pelatihan Literasi Sains Digital Berbasis Stem Untuk Meningkatkan Kreativitas Dan Critical Thinking Siswa Di Sekolah Nur Afni Yulistiawati; Nurul Fitriah; Nayla Khaerunnisa
Journal of Golden Generation Abdimas Vol. 2 No. 2 (2026): Juni : Journal of Golden Generation Abdimas
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jgga.v2i2.990

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi sains digital, kreativitas, dan kemampuan berpikir kritis siswa melalui pelatihan berbasis Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) di MA Pergis Ganra. Program dilatarbelakangi oleh rendahnya pemanfaatan teknologi digital sebagai media pembelajaran sains serta masih dominannya metode pembelajaran konvensional. Metode pelaksanaan meliputi tahap sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi, serta keberlanjutan program. Pelatihan melibatkan 80 siswa dengan pendekatan pembelajaran aktif melalui ceramah, diskusi, praktik, dan pemecahan masalah kontekstual. Luaran yang diharapkan adalah meningkatnya kemampuan literasi sains digital, kreativitas, kemampuan berpikir kritis, serta pemanfaatan teknologi digital secara produktif dalam pembelajaran sains. Program ini juga mendukung implementasi MBKM dan penguatan kompetensi abad ke-21.
Penguatan Karakter Moderasi Beragama Era Artificial Intelligence dalam Sistem Pengelolaan Pendidikan Supriadi Supriadi; St. Marwiyah; Nur Afni Yulistiawati; Mas'adi Mas'adi
JURNAL PENDIDIKAN IPS Vol. 15 No. 4 (2025): JURNAL PENDIDIKAN IPS
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpi.v15i4.3889

Abstract

Penguatan karakter moderasi beragama dalam pendidikan menjadi hal yang fundamental sebab setiap peserta didik memiliki tingkat pemahaman beragama yang beragam dan berbeda sesuai dengan keyakinan berlandaskan pada Pancasila dan Undang- Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945. Saat ini era revolusi industri memiliki perkembangan yang sangat pesat. Oleh karena itu urgensi pendidikan berbasis teknologi artificial intelligence perlu penguatan moderasi sebagai dasar dalam menyiapkan generasi emas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penguatan karakter moderasi beragama era artificial inteligence di SDN 23 Batara Kecamatan Wara Kota Palopo. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah jenis penelitian mixed methods dengan eksploratory sequenstial design. Teknik yang digunakan dalam mengumpulkan data penelitian menggunakan metode observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi sedangkan teknik analisis data triangulasi data. Hasil penelitian ini menunjukkan pemahaman dan implementasi moderasi beragama di SDN 23 Batara memiliki peran yang sangat baik sebab peserta didik memiliki komitmen kebangsaan yang kuat, sikap anti-kekerasan, serta penerimaan yang positif terhadap budaya lokal. Penggunaan dan pemanfaatan teknologi pembelajaran juga menunjukkan respon positif peserta didik berdasarkan perhitungan statistik deskriptif berada pada kategori setuju dan sangat setuju dengan nilai rata-rata 4,49 yang menandakan bahwa teknologi artificial intelligence berkontribusi positif pada peserta didik dalam meningkatkan motivasi, pemahaman, dan kemampuan bekerjasama. Sehingga penguatan karakter moderasi beragama dengan integrasi teknologi berbasis artificial intelligence terbukti efektif menciptakan lingkungan belajar yang harmonis, inklusif, dan toleran.
Analisis Tingkat Literasi Digital Mahasiswa Calon Guru dalam Konteks Pendidikan Dasar di Era Global Nur Afni Yulistiawati; Ikhlashul Ihsan; Suhardi Aldi; Nurul Fitriah; Yusrina Yusrina
Edukasi Tematik: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Vol. 7 No. 1 (2026): EDUKASI TEMATIK: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar - Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/edukasitematik.v7i1.752

Abstract

Perkembangan teknologi digital menuntut mahasiswa calon guru memiliki literasi digital yang memadai untuk memanfaatkan teknologi secara kritis, etis, dan produktif dalam konteks akademik maupun profesional. Tetapi, tingkat dan karakteristik literasi digital mahasiswa calon guru hingga kini belum banyak teridentifikasi secara empiris, khususnya pada program pendidikan guru sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat dan karakteristik literasi digital mahasiswa calon guru menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan metode survei. Instrumen berupa kuesioner skala Likert yang mengukur lima dimensi literasi digital: intensitas penggunaan internet, kemampuan penelusuran informasi, navigasi hipertekstual, evaluasi konten digital, dan penyusunan informasi. Subjek penelitian yaitu 284 mahasiswa Program Studi PGSD Universitas Lamappapoleonro yang dipilih melalui purposive sampling. Hasil menunjukkan literasi digital mahasiswa berada pada kategori cukup baik hingga baik, dengan kemampuan teknis yang relatif memadai. Tetapi, evaluasi konten digital dan pendalaman informasi akademik belum berkembang optimal. Penguatan literasi digital calon guru perlu diarahkan pada pengembangan berpikir kritis dan integrasi pengetahuan secara berkelanjutan dalam pendidikan keguruan.
Peran Kecerdasan Buatan dalam Meningkatkan Kompetensi Kebahasaan dan Literasi Digital Mahasiswa Andi Nuzul Hikmah Buana; Nur Afni Yulistiawati; Alfhiandi Saputra
Jurnal PGSD Universitas Lamappapoleonro Vol. 4 No. 2 (2026): Jurnal PGSD Universitas Lamappapoleonro
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Lamappapoleonro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57093/jpgsdunipol.v4i2.93

Abstract

Perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) telah menghadirkan berbagai peluang dalam mendukung proses pembelajaran di perguruan tinggi, khususnya dalam pengembangan kompetensi kebahasaan dan literasi digital mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran AI dalam meningkatkan kompetensi kebahasaan dan literasi digital mahasiswa. Penelitian menggunakan pendekatan mixed methods dengan desain deskriptif yang melibatkan 60 mahasiswa Universitas Lamappapoleonro yang telah memanfaatkan berbagai platform AI dalam kegiatan akademik. Data dikumpulkan melalui kuesioner, tes kompetensi kebahasaan, dan wawancara semi-terstruktur. Data kuantitatif dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan analisis korelasi, sedangkan data kualitatif dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AI berkontribusi positif terhadap peningkatan kompetensi kebahasaan mahasiswa, yang ditunjukkan oleh peningkatan kosakata akademik (87%), pemahaman tata bahasa (82%), kemampuan menulis akademik (79%), dan pemahaman teks akademik berbahasa Inggris (84%). Pada aspek literasi digital, mahasiswa menunjukkan kemampuan yang baik dalam mengakses dan memanfaatkan platform AI (91%), memilih informasi yang relevan (85%), serta melakukan verifikasi informasi (74%). Analisis korelasi menunjukkan hubungan positif antara intensitas penggunaan AI dengan kompetensi kebahasaan (r = 0,72) dan literasi digital (r = 0,78). Temuan wawancara mengungkapkan bahwa AI membantu mahasiswa memahami materi, mengembangkan ide, dan meningkatkan kualitas penulisan, meskipun terdapat potensi ketergantungan apabila penggunaannya tidak disertai kemampuan berpikir kritis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa AI memiliki peran penting dalam meningkatkan kompetensi kebahasaan dan literasi digital mahasiswa, namun pemanfaatannya perlu diimbangi dengan penguatan kemampuan berpikir kritis dan etika digital agar dapat digunakan secara efektif dan bertanggung jawab.
Konstruksi Perilaku Ilmiah Digital dan Keterampilan Proses Sains Siswa SD melalui Media Sosial Berbasis AI Ummu Kalsum Amaliyah; Nur Afni Yulistiawati
Jurnal PGSD Universitas Lamappapoleonro Vol. 4 No. 2 (2026): Jurnal PGSD Universitas Lamappapoleonro
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Lamappapoleonro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57093/jpgsdunipol.v4i2.97

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku ilmiah digital dan keterampilan proses sains siswa sekolah dasar dengan konten media sosial di era kecerdasan buatan. Pendekatan penelitian menggunakan kualitatif deskriptif dengan desain fenomenologi. Subjek penelitian terdiri dari 14 siswa kelas IV SDN 2 Lasusua yang dipilih secara purposive berdasarkan intensitas penggunaan media sosial sebagai sumber belajar informal. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dan dianalisis melalui tahapan kondensasi data, penyajian tematik, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku ilmiah digital siswa terbentuk melalui tiga pola utama, yaitu observasi visual berbasis konten sains (alam, hewan, dan eksperimen), evaluasi epistemik awal terhadap validitas informasi yang dipengaruhi kesadaran terhadap konten manipulatif berbasis AI, serta eksperimentasi mandiri melalui replikasi video tutorial sains seperti roket botol, slime, dan rekayasa kerajinan sederhana. Selain itu, ditemukan adanya bentuk awal scientific skepticism yang ditandai dengan penolakan terhadap informasi yang dianggap tidak realistis serta penggunaan otoritas sosial (guru dan orang tua) sebagai mekanisme verifikasi. Temuan ini menunjukkan bahwa media sosial berperan sebagai ruang pembelajaran IPA informal yang mendukung pengembangan keterampilan proses sains dan literasi sains digital siswa sekolah dasar