Mawar Camp Area di Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, merupakan destinasi wisata alam pendakian berbasis masyarakat yang berkembang pesat. Peningkatan aktivitas wisata menuntut perencanaan yang berlandaskan kajian geografis agar pemanfaatan kawasan tetap berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan menganalisis karakteristik geografis, menilai potensi wisata, dan merumuskan strategi pengembangan ekowisata Mawar Camp Area. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan pengumpulan data melalui observasi lapangan, kuesioner wisatawan, wawancara, dan dokumentasi. Analisis dilakukan menggunakan kerangka potensi wisata 4A (Attraction, Accessibility, Amenity, Ancillary) berbasis skoring serta analisis SWOT. Kajian geografis meliputi topografi, kemiringan lereng, tutupan lahan, hidrologi, dan kondisi iklim. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Mawar Camp Area memiliki karakteristik geografis yang mendukung pengembangan ekowisata. Analisis 4A menempatkan kawasan pada kategori potensi cukup hingga tinggi, sementara analisis SWOT menunjukkan posisi Kuadran II yang menekankan strategi diversifikasi. Pengembangan diarahkan pada pengendalian daya dukung lingkungan, peningkatan edukasi wisata, dan penguatan peran masyarakat lokal.
Copyrights © 2026