p-Index From 2021 - 2026
11.972
P-Index
This Author published in this journals
All Journal DIDAKTIKA: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar Historia: Jurnal Pendidik dan Peneliti Sejarah Jurnal Media Infotama Dinamika Pendidikan JIPSINDO (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia) Riset Manajemen dan Akuntansi JURNAL JPSD (Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar) Journal of Regional and City Planning Dinamika Jurnal Pendidikan Dasar Madrasah: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar Gadjah Mada Journal of Psychology Elementary: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar JSSH (Jurnal Sains Sosial dan Humaniora) Al Ishlah Jurnal Pendidikan Tunjuk Ajar: Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Islamic Guidance and Counseling Journal JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Instructional Development Journal SCAFFOLDING: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Geneologi PAI : Jurnal Ilmiah Bidang Pendidikan Agama Islam SOSIOEDUKASI : JURNAL ILMIAH ILMU PENDIDIKAN DAN SOSIAL International Journal of Islamic Educational Psychology Jurnal Ilmiah Kontekstual International Journal of Social Learning (IJSL) Jurnal Riset Pendidikan Dasar (JRPD) IJORER : International Journal of Recent Educational Research STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi dan Model Pembelajaran JANAKA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT KEWIRAUSAHAAN INDONESIA Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Edusoshum: Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Humaniora EDUCATOR : Jurnal Inovasi Tenaga Pendidik dan Kependidikan Musik Etnik Nusantara Alhamra Jurnal Studi Islam Langgam International Journal of Social Science Education, Art and Culture Dewantara: Jurnal Pendidikan Sosial Humaniora Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) Jurnal Keperawatan Kharisma: Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Caruban: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Dasar JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Cendikia Pendidikan Research and Innovation in Social Science Education Journal (RISSEJ) MANGGALI Jurnal Pendidikan MIPA Jurnal Pendidikan Progresif Ta'allum: Jurnal Pendidikan Islam Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Claim Missing Document
Check
Articles

HUMAN, CHANGE AND URBANIZATION: RURAL COMMUNITIES DYNAMICS AS SOCIO-CULTURAL AND ECONOMIC RESOURCES Sriyanto, Sriyanto
Dinamika Dinamika Volume VI, Nomor 1, Maret 2014
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Interaction between rural and urban generates a contradiction in economic, cultural,social, political and even symbols oflifestyle of rural communitieswhich perceive themas a cynical society.The development of information and technology has made animpact onshifting the rural community to modernity and transform the societythroughthe elements of social resources. The increasing complexity of life has affected rural andurban interaction, human need to adjust to the advanced demands of life throughmeans of education, socio-cultural, economics and technology. These aspectsintensifythe interaction between the rural and the urban through the gravity of eachregion. Gravity model is used to enhance the role of each region to improve the socioculturalandeconomic resources.Keywords:gravity,interaction, rural, urban.
Mutu Sekolah Berdasarkan Kreativitas dan Budaya Kerja Guru S, Sriyanto
Dinamika Dinamika Volume VII, Nomor 2, September 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract. This study was aimed to analyze the relationship between the quality of schools based on creativity and the work culture of teachers at the primary school level. At the primary school level the phenomenon of teachers as educators and administrative personnel as well, and must master the entire field of science provide workload is quite high. While it demands professionalism of teachers today has become imperative, where teachers must have four competence as a prerequisite for becoming an educator who has been mandated by law. This research was conducted in Banjar District by taking a sample of teachers in 16 elementary schools, with a sample of 124 peoples. The data were collected using a questionnaire, which is then processed using SPSS. The result showed that the hypothesis statement there is a significant relationship between the creativity of teachers to school quality is accepted. Statements contained hypothesis cultural relations work on the quality of school teachers accepted. While the statement of the hypothesis that together the relationship between creativity and the work culture of teachers to school quality is acceptable. This study analyzed the relationship is generally variable, while the follow-up to improve the quality of schools required further research.Keywords: quality of school, teacher creativity, work cultureAbstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan mutu sekolah berdasarkan kreativitas dan budaya kerja guru di tingkat sekolah dasar. Di level sekolah dasar fenomena tentang guru sebagai pendidik dan tenaga administratif sekaligus, dan harus menguasai seluruh bidang ilmu memberikan beban kerja yang cukup tinggi. Sementara itu tuntutan profesionalisme guru saat ini sudah menjadi keharusan, dimana guru harus memiliki empat kompetensi sebagai satu syarat untuk menjadi pendidik yang sudah diamanatkan dalam undang-undang. Penelitian ini dilakukan di Kota Banjar dengan mengambil sampel guru di 16 sekolah dasar, dengan jumlah sampel 124 orang. Data dikumpulkan dengan menggunakan angket, yang kemudian diolah menggunakan program SPSS. Hasil analisis data menunjukkan bahwa pernyataan hipotesis terdapat hubungan signifikan antara kreativitas guru terhadap mutu sekolah dapat diterima. Pernyataan hipotesis terdapat hubungan budaya kerja guru terhadap mutu sekolah diterima. Sedangkan pernyataan hipotesis bahwa secara bersama-sama terhadapat hubungan antara kreativitas dan budaya kerja guru terhadap mutu sekolah dapat diterima. Penelitian ini secara umum menganalisis hubungan variable, sedangkan untuk tindak lanjut peningkatan mutu sekolah diperlukan penelitian lanjutan.Keywords: mutu sekolah, kreativitas guru, budaya kerja
MUTU SEKOLAH BERDASARKAN KREATIVITAS DAN BUDAYA KERJA GURU Sriyanto, Sriyanto
Dinamika Dinamika Volume VII, Nomor 2, September 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract. This study was aimed to analyze the relationship between the quality of schools based on creativity and the work culture of teachers at the primary school level. At the primary school level the phenomenon of teachers as educators and administrative personnel as well, and must master the entire field of science provide workload is quite high. While it demands professionalism of teachers today has become imperative, where teachers must have four competence as a prerequisite for becoming an educator who has been mandated by law. This research was conducted in Banjar District by taking a sample of teachers in 16 elementary schools, with a sample of 124 peoples. The data were collected using a questionnaire, which is then processed using SPSS. The result showed that the hypothesis statement there is a significant relationship between the creativity of teachers to school quality is accepted. Statements contained hypothesis cultural relations work on the quality of school teachers accepted. While the statement of the hypothesis that together the relationship between creativity and the work culture of teachers to school quality is acceptable. This study analyzed the relationship is generally variable, while the follow-up to improve the quality of schools required further research.Keywords: quality of school, teacher creativity, work cultureAbstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan mutu sekolah berdasarkan kreativitas dan budaya kerja guru di tingkat sekolah dasar. Di level sekolah dasar fenomena tentang guru sebagai pendidik dan tenaga administratif sekaligus, dan harus menguasai seluruh bidang ilmu memberikan beban kerja yang cukup tinggi. Sementara itu tuntutan profesionalisme guru saat ini sudah menjadi keharusan, dimana guru harus memiliki empat kompetensi sebagai satu syarat untuk menjadi pendidik yang sudah diamanatkan dalam undang-undang. Penelitian ini dilakukan di Kota Banjar dengan mengambil sampel guru di 16 sekolah dasar, dengan jumlah sampel 124 orang. Data dikumpulkan dengan menggunakan angket, yang kemudian diolah menggunakan program SPSS. Hasil analisis data menunjukkan bahwa pernyataan hipotesis terdapat hubungan signifikan antara kreativitas guru terhadap mutu sekolah dapat diterima. Pernyataan hipotesis terdapat hubungan budaya kerja guru terhadap mutu sekolah diterima. Sedangkan pernyataan hipotesis bahwa secara bersama-sama terhadapat hubungan antara kreativitas dan budaya kerja guru terhadap mutu sekolah dapat diterima. Penelitian ini secara umum menganalisis hubungan variable, sedangkan untuk tindak lanjut peningkatan mutu sekolah diperlukan penelitian lanjutan.Keywords: mutu sekolah, kreativitas guru, budaya kerja
Studi Kurikulum Ilmu Sosial (IPS) di Sekolah Dasar di Indonesia, Malaysia dan Hongkong Sriyanto, Sriyanto
Jurnal JPSD (Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar) Vol 2, No 1: Desember 2015
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (371.387 KB) | DOI: 10.26555/jpsd.v2i1.a4946

Abstract

Berdasarkan asumsi filosofis, studi banding subyektif tidak memandang realitas sebagai objek tunggal. Masalah epistemologis dan aksiologi menjadi pertimbangan penting dalam pendidikan komparatif. Mengetahui perbedaan dan perbandingan sistem eduational antara negara-negara ini dimaksudkan untuk mengetahui beberapa isu yang harus dipertimbangkan untuk sistem pendidikan. Sadar atau tidak sadar perbandingan yang dilakukan oleh manusia dalam hidup dan pengembangan pribadi, melalui citra diri dengan merefleksikan aspek kehidupan yang sama dari orang lain. Studi perbandingan pendidikan sebagai bagian dari bidang pendidikan memiliki manfaat faktual, terutama sebagai pertimbangan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di suatu negara. Dengan mempertimbangkan dan mempelajari keuntungan dari sistem pendidikan di negara-negara lain, seseorang dapat belajar banyak hal dari negara dan menggunakannya untuk kemajuan pendidikan di negara ini. Tujuan dari makalah ini adalah untuk melakukan studi banding ilmu sosial (IPS) di sekolah-sekolah dasar di Indonesia, Malaysia dan Hong Kong. Berdasarkan sejarah-sosiologi, tiga negara memiliki kemajuan yang berbeda dalam pendidikan, Indonesia dulunya collony Belanda, Malaysia dan Hong Kong yang sebelumnya koloni Inggris. Melalui pendekatan komparatif antara negara-negara, peningkatan pendidikan langsung atau tidak langsung akan memberikan manfaat untuk meningkatkan pendidikan nasional dan mudah-mudahan akan mengambil nilai positif dari negara-negara tertentu untuk mendukung upaya dalam meningkatkan kualitas edutaion nasional.
Negotiation Competencies Based on Assertiveness and Self Efficacy for Vocational High School Students Sriyanto, S.; Murniawaty, Indri; Na'imah, Tri
Dinamika Pendidikan Vol 14, No 1 (2019): June 2019
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/dp.v14i1.18420

Abstract

This study aims to determine the association of assertiveness, self efficacy with the competency of negotiations for students. The study was conducted in State Vocational School 1 Bawang Banjarnegara involving 132 samples in Study Program of Online Marketing Business. Sampling technique was stratified random sampling, and data collection technique used questionnaire instruments. Data were analyzed through correlation technique data of product moment. Based on hypothesis testing, results can be obtained that assertiveness had a positive relationship with negotiation competencies. Similarly, self efficacy also had a positive relationship to negotiation competencies; these two independent variables also had a positive and significant relationship to negotiation competencies. The implications of the results of this study were that the negotiation competencies for students can support careers in marketing so that it required the formation of assertiveness and an increase in self-efficacy in the learning process.
Perilaku Asertif dan Kecenderungan Kenakalan Remaja Berdasarkan Pola Asuh dan Peran Media Massa Sriyanto, Sriyanto; Abdulkarim, Aim; Zainul, Asmawi; Maryani, Enok
Jurnal Psikologi Vol 41, No 1 (2014)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (560.45 KB) | DOI: 10.22146/jpsi.6959

Abstract

Theoretically the adolescent psychological development is a transition period which is marked by changes in biological, psychological and social aspects. Empirically, the increasing trend of juvenile delinquency is caused by the inability of the early adolescents to be assertive so that their personality become weak and they can easily fall into negative things. This study aimed at determining the extent to which environment and mass media have the influence on assertive behaviour and juvenile delinquency trend in Junior High School in West Java Province. The respondents of this research were 458 students of Junior High Schools in West Java. Questionnaire was used to collect the data. Samples were chosen by using stratified random sampling technique. Data analysis employed Structural Equation Modelling (SEM) with two-stages testing: measurement model and structural model, using Analysis of Moment Structure (AMOS). The results of this study revealed that all hypothetical statements have significant effects. The findings showed that the increasing level of students’ assertive behaviour can decrease the tendency of juvenile delinquency in them. Keywords: assertive behaviour, parenting, mass media, juvenile delinquency trend
THE TASIKMALAYA CHAOS IN 1996: BETWEEN THE SOCIETY’S SOLIDARITY AND THE SOCIO-ECONOMY IMBALANCE Sriyanto, Sriyanto
Historia: Jurnal Pendidik dan Peneliti Sejarah Vol 13, No 2 (2012): Local History in History Learning
Publisher : Prodi. Pendidikan Sejarah FPIPS UPI dan APPS (Asosiasi peneliti dan Pendidik Sejarah)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.41 KB) | DOI: 10.17509/historia.v13i2.7696

Abstract

Hubungan Motivasi Belajar dengan Prestasi Belajar Matematika Siswa Kelas V SD Negeri Daerah Binaan 1 Sumbang Banyumas Suharti, Suharti; Muslim, Arifin; Sriyanto, Sriyanto
Madrasah: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar Vol 13, No 1 (2020): Madrasah: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/mad.v13i1.9662

Abstract

This researched is aimed to discover the relationship between learning motivation and learning achievement of mathematics subject for 5 graders in Fostered Public Primary School 1 sub-district Sumbang, Banyumas. The methods used for this research was corelation with quantity approach. The population was 387 students of grade V from 11 public primary schools, while 197 students were used for sampling. The samples were collected using probability sampling. The technique used for data collection were a non-test technique in form of learning motivation  questionnaire and a test technique in form of essay questions. The result of this research shows that there is a relationship between learning motivation and learning achievement with rhitungrtabel = 0,3490,1398 with significance value 0,0000,05, so it is said as significant and applicable to the population. Regression test result shows that Y` = a + bX with the value of a = 7,861, which means if learning motivation = 0, so learning motivation = 7,861. The coeficient of b = 0,611, which means if learning motivation is raised up to 1 denomination, so learning motivation will be raised up to 0,611 denomination as well. These datas show that if the value of X is raised, the value of Y will be raised as well for both of them has positive and same direction of relationship.
Strategi Berpikir Visual bagi Peserta Didik Gangguan Kecemasan Sosial untuk Mengembangkan Keterampilan Sosial S Sriyanto; Yudha Febrianta; Pratik Hari Yuwono
JSSH (Jurnal Sains Sosial dan Humaniora) JSSH (Jurnal Sains Sosial dan Humaniora) Vol. 3 No. 1 Maret 2019
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (91.648 KB) | DOI: 10.30595/jssh.v3i1.3064

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan keterampilan sosial peserta didik yang mengalami gangguan kecemasan sosial dengan menggunakan model pembelajaran strategi berpikir visual di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan metode eksperimen yaitu serangkaian metode yang membandingkan kelompok eksperimen dengan kelompok kontrol. Pengumpulan data dilakukan melalui pretes, posttes, dan observasi terhadap di dua kelas yang berbeda. Teknik analisis data menggunakan SPSS dengan uji prasyarat Normalitas dan Homogenitas, untuk pengujian hipotesis menggunakan uji t. Berdasarkan analisis data dan pembahasan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat diambil kesimpulan terdapat pengaruh Visual Thinking Strategies terhadap pengembangan Keterampilan Sosial bagi Peserta Didik Social Anxiety Disorder, berdasarkan hasil perhitungan SPSS diperoleh thitung = 2,659, jika dibandingkan dengan ttabel = 2,020, maka nilai thitung lebih besar dari ttabel  atau 2,659 > 2,020. Dari hasil pengujian disimpulkan bahwa startegi berpikir visual (visual thinking startegies) dapat meningkatkan keterampilan social peserta didik yang mengalami gangguan kecemasan sosial.
Analyzing Students’ Discrimination in Primary School Analisa Listanti; Sri Harmianto; Sriyanto Sriyanto
JSSH (Jurnal Sains Sosial dan Humaniora) JSSH (Jurnal Sains Sosial dan Humaniora) Vol. 1 No. 1 Maret 2017
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.335 KB) | DOI: 10.30595/jssh.v1i1.1034

Abstract

The negative stigma which causes discrimination appears because of someone’s point of view towards the diversity of race, religion, social, or culture. This diversity can also be found in primary school. Some student are not able yet to appreciate and respect the diversity. This research used a qualitative approach with study case method of giving the knowledge about discrimination in primary school. This research aimed to find out the cause, effect, and effort in minimizing discrimination at school. Based on the data obatained, the causing factors of the discrimination are social background, physical disability, and strong and weak groups at school. Forming the attitude to appreciate and respect diversity on students can be achieved through daily leraning activity at school which can be created through multicultural education approach in order to minimize discrimination in primary school. Keywords: Discrimination, Case Study, Multicultural Education.
Co-Authors Afifah Hasna Prilia Ahmad Dahlan Ahmad Dahlan Aim Abdulkarim Akhmad Yusron Santoso Ana Andriani, Ana Analisa Listanti Anang Widhi Nirwansyah Anggraeni, Karina Tri Apik Budi Santoso Ari Wijayanti Arif Farida Arifin Muslim Asep Daud Kosasih Asmawi Zainul Asmawi Zainul Asri Ratna Sari Ayu Gilar Woromurt, Tyas Azlansyah Azlansyah Azzahra, Nabilla Feylisha Budiyanto, Hermawan Cahyono, Eko Hadi Darmawan, Adi Hidayat Darodjat, Darodjat Darodjat, Darodjat Demirdag, Seyithan Desi Wulandari Dhi Bramasta, Dhi Diansari, Susi Dwi Setyaningsih Eka Putra, Boby Fernandes Eka Setyaningsih Eka Setyaningsih Enok Maryani Esti Mungizzah Eva Banowati Fadjar Harimurti Fahrus Widodo Fajriyatun Fajriyatun Fajriyatun Fajriyatun Farida, Amalina Fauzi Nur Akhadi Fauziyati, Khuldiana Azizah Feby Nurliana Fherdiana, Lia Hakim, Yanuar Prima Nur Handayani Tri Wijayanti Handayani, Alfina Hari Purnomo Susanto Haryanto Haryanto Hasiholan, Bistok Hasna Prilia, Afifah Heni Widiastuti Herdiyanto Herdiyanto Hersiyani, Shintia Husen Ismail, Faisal Bin I. Ismiyati Ida Taprida Idha Lusmianingtyas Ika Pujiastuti Indra Kanedi Indri Murniawaty, Indri Isa Bowo Yunianto Ishafit Ishafit Istiqamah Istiqamah Ita Nuryana Ita Sulistyawati, Ita Jasmadi Jasmadi Jayawarsa, A.A. Ketut Juli R. Wuliandari, Juli R. Kartini, Agustina Kasidin, Kasidin Lia Fherdiana M Mutakin M, Makhful Maesaroh Maesaroh Mandili , Abdel Mohamad Ikram Zakaria Muhamad Hasan Mungizzah, Esti Na'imah, Tri Na’imah, Tri Ninik Tri Kusumadewi Noor, Anfal Zaeni Norman Yulia Novrizal Arif Budiman Nur'aeni, Nur'aeni Pangesti Gagat Wahyuningsih Permadi, Alif Maulana Pinasthika, Dhimas Prahasti, Prahasti Pratama, Averoes Aditya Pratik Hari Yuwno Pratik Hari Yuwono Pratik Hari Yuwono Putri, Afildha Fonika Rafiloza, Rafiloza Rahmadani, Devi Rano Subehi Retno Dwiyanti Rizqi Siregar, Muhammad Rizqoh, Evana Rokaliana Rokaliana Rusmiyati Rusmiyati Safitri Pramei Hastuti Sari Ratnawati Sella Dwinanda Septiana Septiana Shibyan Heryawan Siregar, Muhammad Rizqi Sisiliana, Careza Siti Muslikhah Slamet Slamet Sony Irianto Sri Harmianto Sri Mulyani SRI RAHAYU Subuh Anggoro Sunarsih Sunarsih Supriati, Supriati Susanti, Erfi Yana Eka Sutianingsih, Sutianingsih Sutomo Sutomo Suyatno Suyatno Thara, Syafa Aludra Titik Kusumawinakhyu Triyadi Haryanto Trubus Kurniawan Văn Kim Hoàng Hà Wage Wage, Wage Wanda Nugroho Yanuarto Wening Rinasari Widiastuti, Wiwin Widowati, Eny Hari Wijanarko, Beny Yani, Achmad Yudha Febrianta Yudha Febrianta Yudha Febrianta Yuhari Andrika Yuliyanti, Ekani Yuni Prihartini Yunilasari, Dita Yuwno, Pratik Hari Z, Malikatun z, Zakiyah Zakaria, Mohamad Ikram Zuhri, Bahtiar Amin Zuhri, Mursid