Jurnal Agroteknologi
Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Agroteknolgi

KERAGAMAN GULMA PADA LAHAN PERTANAMAN JAGUNG (Zea mays L.) DENGAN SISTEM TANAM KONVENSIONAL

Iman Syafitra Ramdhani (Sekolah Menenengah Negeri 1 Sumbawa)
Ieke Wulan Ayu (UNIVERSITAS SAMAWA)
Ade Mariyam Oklima (UNIVERSITAS SAMAWA)



Article Info

Publish Date
25 Jul 2026

Abstract

Gulma merupakan salah satu faktor pembatas utama dalam budidaya jagung (Zea mays L.) karena mampu bersaing dengan tanaman dalam memperoleh cahaya, air, unsur hara, dan ruang tumbuh. Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi jenis gulma, menganalisis tingkat dominansi, serta mengetahui tingkat keanekaragaman gulma pada lahan pertanaman jagung dengan sistem tanam konvensional di Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. Penelitian dilaksanakan, di lahan budidaya jagung, Kelurahan Samapuin,Kecamatan Sumbawa,Kabupaten Sumbawa, Propinsi Nusa Tenggara Barat, dari bulan Nopember 2025-Maret 2025, menggunakan metode survei dengan teknik pengambilan sampel menggunakan petak kuadrat pada beberapa titik pengamatan. Gulma yang ditemukan diidentifikasi berdasarkan karakter morfologi, kemudian dianalisis menggunakan parameter Kerapatan Relatif (KR), Frekuensi Relatif (FR), Indeks Nilai Penting (INP), dan indeks keanekaragaman Shannon–Wiener (H'). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan 15 spesies gulma yang tergolong ke dalam 8 famili, dengan famili Poaceae sebagai famili yang paling banyak ditemukan. Gulma yang memiliki tingkat dominansi tertinggi adalah teki (Cyperus rotundus) dengan nilai KR sebesar 18,20%, FR sebesar 12,80%, dan INP sebesar 31,00%, diikuti oleh rumput gajah (Pennisetum purpureum) (20,00%) dan alang-alang (Imperata cylindrica) (18,50%). Nilai indeks keanekaragaman Shannon–Wiener (H') sebesar 2,54 menunjukkan bahwa komunitas gulma pada lahan pertanaman jagung termasuk dalam kategori keanekaragaman sedang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa gulma dari famili Cyperaceae dan Poaceae mendominasi pertanaman jagung pada fase kritis pertumbuhan. Oleh karena itu, pengendalian gulma sebaiknya diprioritaskan terhadap spesies yang memiliki nilai INP tinggi sebagai upaya meningkatkan efisiensi pengelolaan gulma dan produktivitas tanaman jagung.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

agroteknologi

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Chemistry Physics

Description

Journal Agroteknolagi adalah journal yang terbit enam bulan sekali yaitu di bulan Januari dan Juli yang bergerak dalam bidang Imu Tanah, Budidaya tanaman, Pumuliyaan tanaman, Bioteknology, Konsevasi Tanah dan Air, Evaluasi Lahan, Kesuburan Tanah dan Pemupukan. Agroteknogy Journal mengundang para ...