Penelitian ini mengeksplorasi dinamika perilaku akses pornografi pada siswa sekolah menengah kejuruan (SMK) di Jawa Timur, Indonesia, dengan mempertimbangkan faktor keluarga, sosial, dan psikologis. Pendekatan studi kasus kualitatif digunakan dengan melibatkan siswa SMK, guru Bimbingan dan Konseling, serta wali kelas sebagai informan. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lemahnya pengawasan orang tua, pengaruh teman sebaya, norma sosial yang permisif, serta keterbatasan kemampuan regulasi diri berkontribusi terhadap paparan berulang terhadap konten pornografi. Penelitian ini menekankan pentingnya strategi pencegahan yang komprehensif yang berfokus pada penguatan peran keluarga, penciptaan lingkungan sosial yang suportif, serta pengembangan literasi digital.
Copyrights © 2026