Pelayanan administrasi konvensional di Desa Bone Marambe menghadapi masalah seperti penumpukan arsip fisik, ketidakteraturan data penduduk, serta proses pembuatan surat yang relatif lambat. Hal ini kemudian mengakibatkan terjadinya keterlambatan dalam sejumlah pelayanan administrasi masyarakat desa secara berkelanjutan. Pengabdian ini bertujuan mengimplementasikan sistem informasi administrasi desa berbasis web untuk meningkatkan efisiensi pelayanan kepada masyarakat. Metode yang digunakan dalam pendekatan waterfall meliputi analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, dan simulasi pelatihan kepada aparat desa. Hasilnya, sistem berhasil diterapkan dengan fitur utama meliputi pembuatan surat elektronik (e-surat), rekapitulasi data penduduk, dan pengarsipan digital. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada efektivitas pelayanan. Waktu pembuatan surat berkurang dari 30 menit menjadi 10 menit, sedangkan pencarian arsip dari 45 menit menjadi 5 menit. Selain itu, hasil evaluasi kuesioner menunjukkan peningkatan pemahaman dan kepuasan pengguna dengan tingkat persetujuan lebih dari 80% pada seluruh indikator. Dengan demikian, implementasi sistem informasi berbasis web ini terbukti mampu meningkatkan kualitas pelayanan administrasi desa serta mendukung transformasi digital tata kelola pemerintahan desa secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026