Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Hematological Response of Tilapia (Oreochromis niloticus) in Laundry Wastewater Saparuddin Saparuddin; Yanti Yanti; Salim Salim; Harish Muhammad
Biogenesis: Jurnal Ilmiah Biologi Vol 8 No 1 (2020)
Publisher : Department of Biology, Faculty of Sci and Tech, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/bio.v8i1.13137

Abstract

The high concentration of detergent in the aquatic ecosystem potentially affects the fish's physiological condition by disrupting the respiration process and changing the concentration of blood components and chemistry. This study aimed to determine the condition of the hematological parameters of tilapia (Oreochromis niloticus) exposed to wastewater from the laundry industry. Each treatment was stocked with five fish per aquarium (50x30x30 cm). This study used a completely randomized design (CRD) technique with treatments include P0 (0%) as a control, P1 (1%), P2 (2%), P3 (3%), P4 (4%), and P5 (5%) with each treatment exposed to a specific concentration of wastewater and residues. The results showed that the hemoglobin levels of treatments decreased, with the lowest mean of hemoglobin level found in the P2 (7.05 gr%), and the lowest concentration on the 30th day was 7.71 gr%. There were no significant effects of wastewater on erythrocytes and leucocytes number among treatments (P > 0.05). While there were increasing hematocrit levels, the largest mean level was found in the P4 treatment with a value of 24.11 gr%, and the largest mean on the 20th day of observation showed a value of 23.51 gr%. Wastewater from the laundry industry can affect tilapia's hematological condition by decreasing the hemoglobin concentration and increasing the hematocrit levels above the normal condition.
Merancang Model dan Media Pembelajaran Online untuk Pengajaran Matematika di Pendidikan Tinggi Arbain Arbain; Salim Salim
JKPM (Jurnal Kajian Pendidikan Matematika) Vol 7, No 1 (2021): JKPM (Jurnal Kajian Pendidikan Matematika)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/jkpm.v7i1.11313

Abstract

Penelitian ini bertujuan merancang model dan media pembelajaran untuk memecahkan masalah yang disebabkan oleh kurang baiknya interaksi dan pengalaman belajar online mahasiswa selama masa pandemi Covid-19.  Perancangan dan pengembangan model dan media dilakukan dengan merujuk pada model ADDIE yang terdiri atas lima tahapan, yaitu tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi dan evaluasi. Produk yang dihasilkan berupa model virtual flipped classroom dan 10 video pembelajaran interaktif dengan durasi 20 sampai 25 menit. Validitas produk berdasarkan hasil evaluasi dari dua ahli diperoleh valid. Mahasiswa memberikan respon positif terhadap proses perkuliahan dengan pendekatan VFC dan pemanfaatan video sebagai sumber belajar. Hasil analisis praktikalitas diperoleh produk praktis. Demikian juga dengan penilaian pada aspek efektifitas, hasil perhitungan menunjukkan produk efektif dengan kategori sangat baik. Model dan media yang dihasilkan sesuai dengan kebutuhan mahasiswa dan berperan sebagai alternatif solusi dalam perkuliahan online yang tidak monoton.
Konfigurasi Spasial Potensi Kekuatan Gempa Bumi Menggunakan Metode Kriging Semivariogram Anisotropik 3D Salim Salim; Utriweni Mukhaiyar
SAINTIFIK Vol 5 No 2 (2019): Saintifik: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (392.196 KB) | DOI: 10.31605/saintifik.v5i2.225

Abstract

Indonesia terletak pada pertemuan empat lempeng tektonik, yaitu lempeng Eurasia, lempeng Indo-Australia, lempeng Filipina, dan Samudera Pasifik. PergerIndonesia terletak pada pertemuan empat lempeng tektonik, yaitu lempeng Eurasia, lempeng Indo-Australia, lempeng Filipina, dan Samudera Pasifik. Pergerakan relatif dari lempeng tektonik tersebut menimbulkan terjadinya gempa bumi. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah memberikan gambaran spasial lokasi gempa di sekitar observasi yang tidak diketahui dengan metode Ordinary Kriging (OK) melalui semivariogram anisotropik. Data gempa bumi diperoleh dari website IRIS (Incorporated Research Institutions For Seismology), yang pernah terjadi di wilayah Indonesia yaitu di Laut Banda, pada tanggal 31 Januari 2008. Dengan asumsi stasioner, proses pencocokan digunakan dengan model semivariogram Eksponensial. Hasil analisis Ordinary Kriging (OK) melalui semivariogram anisotropik dalam tiga dimensi dari potensi kekuatan gempa bumi diperoleh gambaran spasial bahwa setiap hasil estimasi dipengaruhi perubahan arah dan data observasi di sekitarnya dengan arah sudut dan . Jika lokasi yang akan diestimasi berada di sekitar data observasi dengan rataan cukup besar, maka hasil estimasi akan mendekati nilai data observasi sebaliknya, jika lokasi yang akan diestimasi berada jauh dari data observasi dengan rataan cukup besar maupun kecil, maka hasil estimasi akan berbeda jauh dengan nilai data observasi.akan relatif dari lempeng tektonik tersebut menimbulkan terjadinya gempa bumi. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah memberikan gambaran spasial lokasi gempa di sekitar observasi yang tidak diketahui dengan metode Ordinary Kriging (OK) melalui semivariogram anisotropik. Data gempa bumi diperoleh dari website IRIS (Incorporated Research Institutions For Seismology), yang pernah terjadi di wilayah Indonesia yaitu di Laut Banda, pada tanggal 31 Januari 2008. Dengan asumsi stasioner, proses pencocokan digunakan dengan model semivariogram Eksponensial. Hasil analisis Ordinary Kriging (OK) melalui semivariogram anisotropik dalam tiga dimensi dari potensi kekuatan gempa bumi diperoleh gambaran spasial bahwa setiap hasil estimasi dipengaruhi perubahan arah dan data observasi di sekitarnya dengan arah sudut dan . Jika lokasi yang akan diestimasi berada di sekitar data observasi dengan rataan cukup besar, maka hasil estimasi akan mendekati nilai data observasi sebaliknya, jika lokasi yang akan diestimasi berada jauh dari data observasi dengan rataan cukup besar maupun kecil, maka hasil estimasi akan berbeda jauh dengan nilai data observasi.
Penerapan Flower Pollination Algorithm dengan Teknik Clustering dalam Penyelesaian Masalah Diophantine Rahmat Karim; - Salim
Techno.Com Vol 22, No 2 (2023): Mei 2023
Publisher : LPPM Universitas Dian Nuswantoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/tc.v22i2.7174

Abstract

Permasalahan Diophantine adalah suatu permasalahan yang diwakili persamaan atau sistem persamaan yang memerlukan bilangan bulat non-negatif sebagai solusi. Permasalahan ini banyak dijumpai di berbagai bidang termasuk Computer engineering seperti pengelolaan jaringan dan sinyal. Akan tetapi belum ada metode umum yang secara efektif dapat menyelesaikan permasalahan Diophantine.  Tujuan utama dalam penelitian ini adalah untuk melakukan penyesuaian metode FPAC agar FPAC tidak hanya dapat digunakan pada permasalahan Multimodal tetapi juga dapat dijadikan sebagai alternatif pada permasalahaan Diophantine. Transformasi persamaan ataupun sistem persamaan ke dalam bentuk fungsi optimasi dan transformasi output bilangan real ke bilangan bulat pada setiap tahapan algoritma merupakan kunci utama FPAC dalam menyelesaikan permasalahan Diophantine. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa FPAC dapat menemukan seluruh solusi dari persamaan Diophantine baik persamaan yang memiliki jumlah variabel dan pangkat yang berbeda maupun persamaan dalam bentuk eksponensial.  FPAC juga dapat menemukan seluruh solusi yang tersedia pada sistem persamaan Diophantine baik yang berdimensi rendah (kasus 1) maupun dimensi tinggi (kasus 2 dan 3). Secara umum, FPAC terbukti efektif dalam menyelesaikan permasalahan Diophantine baik dalam bentuk persamaan maupun sistem persamaan yang memiliki solusi tunggal maupun jamak dalam sekali running.
Implementasi Fuzzy Inference System Menggunakan Metode Fuzzy Mamdani Untuk Optimalisasi Produksi Tahu Ansar; Rahmat Karim; Salim; Elvi Khudriah
G-Tech: Jurnal Teknologi Terapan Vol 8 No 1 (2024): G-Tech, Vol. 8 No. 1 Januari 2024
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat, Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33379/gtech.v8i1.3650

Abstract

Tofu production businesses are found in various regions, including Kolaka Regency. Tofu production businesses, which are generally on a household scale, usually depend heavily on achieving daily sales targets because tofu has a limited storage time. To avoid losses, tofu production must be carried out optimally. This research aims to optimize daily tofu production through implementing a Fuzzy inference system using the Mamdani method. This research depends on the availability of a dataset whose analysis process is experimental and numerical. The research results show that the fuzzy model can optimize daily tofu production from January to March. This claim is supported by the level of accuracy in the sufficient category, namely 77.7% when using RMSE, and the very good category when using MPE, namely 91.01%. Therefore, the fuzzy inference system model produced in this research can be used as an alternative for tofu industry businesses in determining daily tofu production.
Implementasi Software Hyperchem sebagai Media Praktikum Elektronik Visualisasi Struktur dan Sifat Senyawa Kimia di SMAN 1 Mawasangka Timur Baari, Muhamad Jalil; Na’ani, L A; Agusriyadin, Agusriyadin; Megawati, Megawati; Anindita, Faradisa; Alif, Alfiah; Salim, Salim; Andas, Netty Huzniati; Prasetya, Arif; Sarimuddin, Sarimuddin; Permana, Dian
Dimasejati: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 3 (2023): Penguatan Peran Perguruan Tinggi dalam Percepatan Pembangunan Sumber Daya Manusi
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/dimasejati.v5i3.13507

Abstract

Chemistry is not merely a science that only studies theory in class. Chemistry learning requires practical or experimental activities to observe and directly apply chemical concepts during face-to-face meetings in class. Meanwhile, the unavailability of laboratory facilities is one of the factors in not carrying out chemistry practice. This causes students difficulties in understanding the concept of chemistry as a whole and can potentially reduce learning motivation. This public service activity aims to implement the Hyperchem software for teachers and students of SMA Negeri 1 Mawasangka Timur as an alternative solution for chemistry labs in the form of electronic labs. The chemical topics selected and considered suitable for this type of practice were the structure and properties of chemical compounds. This activity is carried out in the form of a workshop. Workshop materials use lectures, simulations, discussions, and question-and-answer models. The activity's results showed the workshop participants' enthusiasm to use the Hyperchem software as a chemistry lab media. This is reflected in the evaluation of the workshop implementation, which is carried out by assessing the response of the workshop participants based on indicators of relevance, the ability of the presenters, ease of use, availability, and usefulness of the Hyperchem software. The evaluation results show that the workshop and the implementation of the Hyperchem software as an electronic practice media for visualizing the structure and properties of chemical compounds received a positive response from the workshop participants.
Pelatihan penyusunan soal interaktif berbasis quiswhizzer pada SMA Negeri 2 Mawasangka Tengah Halidin Halidin; Salim Salim; Saparuddin Saparuddin
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.27335

Abstract

AbstrakPerkembangan teknologi pada era globalisasi saat ini sangat pesat. Olehnya itu, guru dituntut untuk meguasai teknologi di setiap pembelajaranya sehingga dapat mempermudah proses belajar mengajar dan evaluasi hasil belajar siswa. Sejalan dengan perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), pengintegrasian TIK dalam pembelajaran dapat mengubah paradigma peran guru selain sebagai seorang pengajar juga sebagai fasilitator, pelatih,  pengarah dan teman belajar yang dapat memberikan motivasi dan dukungan kepada siswa dalam belajar, sehingga diharapkan siswa menjadi lebih aktif dalam proses belajar. Mencermati fenomena tersebut maka diperlukan suatu pelatihan bagi guru khusunya guru di SMA Negeri 2 Mawasangka Tengah yang minim pengetahuan akan penggunaan teknologi. Jumlah guru yang terlibat dalam pelatihan ini sebanyak 10 orang. Di dalam pelatihan ini guru akan dilatih dalam membuat soal dengan meggunakan aplikasi Quiswhizzer. Tujuan utama pelatihan ini untuk meningkatkan pengetahuan, dan keterampilan guru sekaligus memberikan pelayanan yang maksimal bagi siswa dalam evaluasi pembelajaran di SMA Negeri 2 Mawasangka Tengah, dan di harapkan hasil belajar siswa semakin meningkat. Metode kegiatan ini adalah deskriptif kualitatif dengan langkah-langkah kegiatan terdiri dari analisis awal, persiapan, pelaksanaan evaluasi, dan keberlanjutan program. Hasil dari kegiatan pelatihan ini berupa peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam memanfaatkan teknologi berbasis Quiswhizzer khususnya penyusunan soal-soal interaktif yang digunakan dalam kegiatan evaluasi pembelajaran pada akhir pertemuan tatap muka sebesar 0,91 pada Kategori tinggi, serta meningkatkan hasil belajar siswa khususnya matematika sebesar 85 dari skor sebelumnya. penerapan aplikasi Quiswhizer adalah 65. Kata kunci: soal interaktif; quiswhizzer. AbstractTechnological developments in the current era of globalization are very rapid. Therefore, teachers are required to master technology in each lesson so that it can facilitate the teaching and learning process and evaluate student learning outcomes. In line with the development of Information and Communication Technology (ICT), integrating ICT in learning can change the paradigm of the teacher's role, apart from being a teacher, also as a facilitator, trainer, director and study friend who can provide motivation and support to students in learning, so that students are expected to become more active in the learning process. Paying attention to this phenomenon, training is needed for teachers, especially teachers at SMA Negeri 2 Mawasangka Tengah who have minimal knowledge of the use of technology. The number of teachers involved in this training was 10 people. In this training teachers will be trained in creating questions using the Quiswhizzer application. The main objective of this training is to increase teachers' knowledge and skills while providing maximum service for students in evaluating learning at SMA Negeri 2 Mawasangka Tengah, and it is hoped that student learning outcomes will increase. The method of this activity is descriptive qualitative with activity steps consisting of preliminary analysis, preparation, implementation of evaluation, and program sustainability. The results of this training activity are in the form of increased knowledge and skills in utilizing Quiswhizzer-based technology, especially the preparation of interactive questions used in learning evaluation activities at the end of the face-to-face meeting, amounting to 0.91 in the High category, as well as increasing student learning outcomes, especially in mathematics, by 85 from the previous score. application of the Quiswhizer application is 65. Keywords: interactive questions; quiswhizzer.