Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh rendahnya tingkat literasi digital pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Pasar Sentral Hamadi Kota Jayapura, yang berdampak pada terbatasnya pemanfaatan teknologi digital dalam kegiatan usaha. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan digital pelaku UMKM serta mengidentifikasi kendala dalam adopsi teknologi. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui pendampingan individu dengan mendatangi pelaku usaha secara langsung, disertai observasi, wawancara, dan praktik penggunaan media sosial sebagai sarana pemasaran. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebagian pelaku UMKM mulai mampu memanfaatkan media sosial untuk promosi, namun masih terbatas pada penggunaan dasar. Kendala utama yang ditemukan meliputi rendahnya literasi digital, keterbatasan sumber daya, dan kurangnya pemahaman terhadap fitur lanjutan. Kegiatan ini juga menunjukkan bahwa pendekatan pendampingan individu efektif dalam meningkatkan pemahaman peserta. Disimpulkan bahwa peningkatan literasi digital melalui pendampingan berkelanjutan sangat penting untuk mendukung adaptasi UMKM di era digital, sehingga hasil kegiatan ini memiliki peran strategis dalam mendorong daya saing dan keberlanjutan usaha.
Copyrights © 2026