Perlindungan anak merupakan aspek penting dalam mewujudkan lingkungan pendidikan yang aman, inklusif, dan ramah anak. Namun, masih terbatasnya pemahaman mahasiswa calon guru mengenai konsep perlindungan anak dan implementasi disiplin positif berpotensi memengaruhi kualitas praktik pembelajaran yang menghormati hak-hak anak. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, pemahaman, dan keterampilan mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Satya Wiyata Mandala Nabire dalam menerapkan disiplin positif sebagai bagian dari penguatan ekosistem perlindungan anak pada satuan Pendidikan Anak Usia Dini. Kegiatan dilaksanakan dengan melibatkan 50 mahasiswa melalui metode ceramah interaktif, diskusi kelompok, studi kasus, simulasi, dan evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta pada aspek perlindungan anak, disiplin positif, kemampuan menganalisis kasus, dan penyusunan strategi penanganan perilaku peserta didik dengan rata-rata peningkatan sebesar 30,50%. Selain itu, tingkat kepuasan peserta mencapai 95,40%, yang menunjukkan bahwa materi dan metode pelatihan dinilai relevan dengan kebutuhan calon guru. Kegiatan ini juga berhasil meningkatkan kesadaran peserta mengenai pentingnya kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang bebas kekerasan. Dengan demikian, pelatihan disiplin positif dapat menjadi strategi efektif dalam memperkuat kapasitas calon guru sekaligus mendukung terwujudnya ekosistem perlindungan anak yang berkelanjutan di Kabupaten Nabire.
Copyrights © 2026