Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penguatan Ekosistem Perlindungan Anak melalui Implementasi Disiplin Positif pada Satuan PAUD Kabupaten Nabire Nurul Afika Syahriani; Olince Bagubau; Nartika Ratte Parura; Marlina Ribka Rarbab; Yeni Fonataba; Elsa Manuaron; Jermanto Subeno Lasamahu; Julvani Ayuningsih Warsito; Stefani Saboan; Debbie Maroni Titaley; Dominggus Paulus Situru
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 2 (2026): Edisi Mei - Agustus
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v7i2.9066

Abstract

Perlindungan anak merupakan aspek penting dalam mewujudkan lingkungan pendidikan yang aman, inklusif, dan ramah anak. Namun, masih terbatasnya pemahaman mahasiswa calon guru mengenai konsep perlindungan anak dan implementasi disiplin positif berpotensi memengaruhi kualitas praktik pembelajaran yang menghormati hak-hak anak. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, pemahaman, dan keterampilan mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Satya Wiyata Mandala Nabire dalam menerapkan disiplin positif sebagai bagian dari penguatan ekosistem perlindungan anak pada satuan Pendidikan Anak Usia Dini. Kegiatan dilaksanakan dengan melibatkan 50 mahasiswa melalui metode ceramah interaktif, diskusi kelompok, studi kasus, simulasi, dan evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta pada aspek perlindungan anak, disiplin positif, kemampuan menganalisis kasus, dan penyusunan strategi penanganan perilaku peserta didik dengan rata-rata peningkatan sebesar 30,50%. Selain itu, tingkat kepuasan peserta mencapai 95,40%, yang menunjukkan bahwa materi dan metode pelatihan dinilai relevan dengan kebutuhan calon guru. Kegiatan ini juga berhasil meningkatkan kesadaran peserta mengenai pentingnya kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang bebas kekerasan. Dengan demikian, pelatihan disiplin positif dapat menjadi strategi efektif dalam memperkuat kapasitas calon guru sekaligus mendukung terwujudnya ekosistem perlindungan anak yang berkelanjutan di Kabupaten Nabire.
Komunikasi Akademik, Regulasi Emosi, dan Kemampuan Berpikir Logis Mahasiswa FKIP Universitas Satya Wiyata Mandala,Nabire, Papua Tengah Winda Woro Mahmudah; Jermanto Subeno Lasamahu; Debby Priscilla Hendrayani Supit; Julvani Ayuningsih Warsito
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan (JURDIKBUD) Vol. 5 No. 3 (2025): November : Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan (JURDIKBUD)
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurdikbud.v5i3.10961

Abstract

Logical thinking is a fundamental competence for prospective teachers, as it supports systematic reasoning and professional decision-making. This study aimed to analyze the relationship between academic communication and emotional regulation with the logical thinking skills of students at the Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Satya Wiyata Mandala, Nabire, Papua Tengah. A quantitative correlational design was employed with 100 students selected through proportional random sampling. Data were collected using an academic communication questionnaire, an emotional regulation scale, and a logical reasoning test, and analyzed through Pearson correlation and multiple regression. The findings indicate that both academic communication and emotional regulation have positive and significant relationships with logical thinking skills, both partially and simultaneously. These results emphasize that logical thinking development in higher education requires the integration of cognitive, interpersonal, and emotional competencies.