Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan sektor strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, namun masih menghadapi berbagai kendala dalam pengembangan usaha. Hasil identifikasi kebutuhan yang dilakukan sebelum pelaksanaan kegiatan menunjukkan bahwa sebagian besar pelaku UMKM di Kabupaten Serdang Bedagai masih mengalami keterbatasan dalam mengembangkan ide bisnis yang berorientasi pasar, menyusun model bisnis secara sistematis, membangun branding produk, mengakses dan mengelola permodalan, serta memanfaatkan pemasaran digital secara optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas pelaku UMKM melalui penerapan Business Model Canvas (BMC) dan strategi branding sebagai upaya meningkatkan daya saing usaha. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 22–24 Juni 2026 dengan melibatkan 40 pelaku UMKM dari berbagai sektor usaha di Kabupaten Serdang Bedagai. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui tahapan identifikasi kebutuhan, pelatihan interaktif, diskusi, praktik penyusunan Business Model Canvas, pendampingan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan pemahaman dan keterampilan dalam mengidentifikasi peluang usaha, menyusun model bisnis menggunakan Business Model Canvas, mengelola permodalan dan keuangan usaha, membangun identitas merek, serta merancang strategi pemasaran digital sesuai karakteristik usahanya. Selain itu, peserta mampu menyusun rencana pengembangan usaha yang lebih terarah dan berorientasi pada kebutuhan pasar. Kegiatan ini memberikan kontribusi terhadap penguatan kapasitas kewirausahaan dan peningkatan daya saing UMKM di Kabupaten Serdang Bedagai serta menjadi dasar bagi pelaksanaan pendampingan usaha secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026