Kesenjangan antara penguasaan teori Internet of Things (IoT) dan implementasi perangkat keras di lapangan menjadi tantangan pendidikan tinggi dalam mencetak talenta pertanian modern. Merespons hal ini, Program Studi S1 Informatika Universitas Tiga Serangkai (UTS) menyelenggarakan Pelatihan dan On-the-Job Training (OJT) "Smart Farming Project Based Learning" berkolaborasi dengan Edutic dan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Surakarta. Kegiatan ini bertujuan menyelesaikan kendala pencampuran nutrisi hidroponik manual yang rentan tidak presisi pada unit usaha mitra. Melalui pendekatan Project Based Learning (PjBL), 16 mahasiswa lintas program studi dilibatkan mulai dari perancangan hingga implementasi purwarupa Smart Nutrition System pada empat greenhouse mitra. Hasil kegiatan menunjukkan 100% peserta dinyatakan kompeten pada Uji Kompetensi (UJK) skema otomasi nutrisi, dan tiga dari empat purwarupa sistem berhasil diimplementasikan secara berkelanjutan di lokasi mitra. Kolaborasi antara kampus, industri, dan lembaga vokasi terbukti efektif mencetak talenta digital sekaligus mengakselerasi digitalisasi sistem hidroponik pada level UMKM/BUMDes.
Copyrights © 2026