Latar Belakang: Intubasi sulit merupakan tantangan anestesi utama yang meningkatkan risiko morbiditas. Studi ini bertujuan untuk menganalisis korelasi antara rasio lingkar leher atau Neck Circumference/Thyromental Distance (NC/TMD) dan derajat intubasi sulit (skala Cormack-Lehane) di Rumah Sakit Kabupaten Bekasi. Tujuan: Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui rasio lingkar leher pasien terhadap kondisi sulit intubasi pada pasien dewasa Metode: Studi observasional analitik potong lintang ini dilakukan pada pasien dewasa yang menjalani anestesi umum elektif antara tanggal 1 dan 31 Desember 2025. Data antropometri dikumpulkan dan dianalisis menggunakan uji bivariat. Hasil: Terdapat korelasi signifikan (P < 0,05) antara rasio Lingkar Leher dengan derajat intubasi sulit (skala Cormack-Lehane). Kesimpulan: Terdapat korelasi signifikan antara rasio lingkar leher dan derajat intubasi sulit (skala Cormack-Lehane) pada pasien dewasa. Hasil ini diharapkan dapat memperkuat penilaian praoperatif ahli anestesi dan menjadi dasar pengembangan pedoman manajemen jalan napas di Indonesia.
Copyrights © 2026