Latar Belakang: Profesionalisme perawat merupakan aspek penting bagi perawat dalam memberikan pelayanan keperawatan. Namun, masih ada perawat yang belum bersikap profesional dalam menjalankan tugasnya. Kondisi ini berkaitan dengan berbagai faktor yang mempengaruhi perawat dalam menerapkan profesionalisme dalam bekerja. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor demografi, kecerdasan emosional, lingkungan praktik kerja, dan citra keperawatan terhadap sikap profesionalisme perawat. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif cross-sectional. Pengambilan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada 146 responden yang dipilih berdasarkan teknik purposive sampling. Hasil: Hasil analisis multivariat pada faktor demografi menunjukkan hanya usia yang berpengaruh signifikan terhadap profesionalisme perawat. Skor profesionalisme perawat tertinggi berada pada kelompok Gen Z (B=-6,486; p-value=0,019). Hasil analisis SEM-PLS menunjukkan faktor emotional intelligence (B=0,201; p-value=0,007) dan faktor nurse image (B=0,626; p-value=0,001) berpengaruh positif signifikan terhadap profesionalisme perawat, sedangkan faktor nurse practice environment (B=0,166; p-value=0,065) tidak memiliki pengaruh terhadap profesionalisme perawat. Kesimpulan: Temuan dari penelitian ini menunjukkan faktor-faktor yang memengaruhi sikap profesionalisme perawat adalah faktor demografi usia, kemampuan perawat sebagai individu dalam mengelola emosi, serta keyakinan dan persepsi positif perawat terhadap identitas, peran, dan nilai profesi keperawatan. Adapun penilaian terhadap sistem monitoring dan evaluasi di lingkungan kerja tidak menjadi faktor yang memengaruhi sikap profesionalisme perawat.
Copyrights © 2026