Penggunaan antibiotik yang rasional pada pasien pasca operasi sesar merupakan upaya penting dalam mencegah infeksi luka operasi dan menekan angka resistensi antimikroba. Cefadroxil, sebagai sefalosporin generasi pertama oral, sering digunakan sebagai antibiotik terapi lanjutan pada pasien pasca sesar. Namun, rendahnya pemahaman pasien dan keluarga tentang cara penggunaan yang tepat masih menjadi kendala dalam keberhasilan terapi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan pasien dan keluarga tentang penggunaan cefadroxil sebagai antibiotik terapi pada pasien pasca operasi sesar. Sosialisasi dilaksanakan pada tanggal 4 Juli 2026 di ruang pertemuan RSIA Hikmah Sawi Bangkalan dengan peserta sebanyak 21 orang yang terdiri dari pasien pasca operasi sesar dan keluarga. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan, pelaksanaan sosialisasi dengan metode ceramah interaktif dan diskusi, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta yang signifikan setelah mengikuti sosialisasi, yang tercermin dari peningkatan skor post-test dibandingkan pre-test. Peserta juga menunjukkan antusiasme tinggi dalam sesi diskusi dan tanya jawab. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa edukasi terstruktur oleh narasumber yang kompeten efektif dalam meningkatkan pemahaman pasien dan keluarga tentang penggunaan cefadroxil yang rasional. Rekomendasi dari kegiatan ini adalah perlunya integrasi program edukasi serupa dalam paket pelayanan pasca operasi sesar di berbagai fasilitas kesehatan secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026