Implementasi Kurikulum Merdeka di Kelompok Bermain (KB) bertujuan untuk menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan, mendorong eksplorasi, kreativitas, serta mengembangkan potensi anak sesuai dengan tahap perkembangannya. Dalam pelaksanaannya, guru berperan sebagai fasilitator yang merancang pembelajaran berbasis bermain, proyek sederhana, dan pengalaman nyata sehingga anak dapat belajar secara aktif. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi Kurikulum Merdeka di KB Dharma Wanita Manduro Ngoro Mojokerto yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek kepala sekolah, guru, dan wali murid. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara terstruktur, sedangkan analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif melalui tahap pengorganisasian, pengelompokan, dan interpretasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kurikulum dilakukan melalui sosialisasi kepada guru dan wali murid, peningkatan kompetensi guru melalui pelatihan, penyediaan sarana pembelajaran, serta evaluasi melalui supervisi dan penilaian autentik berupa hasil karya, observasi, catatan anekdot, dan unjuk kerja. Keterlibatan komite dan wali murid menjadi faktor pendukung utama, meskipun masih terdapat kendala berupa perbedaan persepsi dan pemahaman terhadap kurikulum. Disimpulkan bahwa implementasi Kurikulum Merdeka telah berjalan cukup baik, namun masih perlu penguatan sosialisasi dan peningkatan kapasitas pendidik.
Copyrights © 2026